Cerita Mistis Tanjakan Maut Cirewog Banjar, Kerap Terjadi Kecelakaan Hingga Menelan Korban Jiwa

21/10/2017 0 Comments
Cerita Mistis Tanjakan Maut Cirewog Banjar,  Kerap Terjadi Kecelakaan Hingga Menelan Korban Jiwa

Jalan tanjakan Cirewog yang lokasinya berada di kaki Gunung Sangkur, tepatnya di wilayah Lingkungan Panatasan, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, kerap terjadi kecelakaan hingga menelan korban jiwa. Warga menyakini jalan tersebut menjadi tempat berkumpulnya makhluk halus Jin. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebagian warga Kota Banjar pastinya tahu dengan tanjakan Jalan Cirewog yang lokasinya berada di kawasan Gunung Sangkur, tepatnya di wilayah Lingkungan Panatasan, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar.

Jalan tersebut selain kondisinya sempit dan curam, juga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas sampai menelan korban jiwa. Hal itu pun semakin menguatkan pemikiran orang bahwa jalan ini memang terkenal sangat angker.

Salah satunya terjadi pada Minggu (08/10/2017) lalu, yakni adanya sebuah minibus yang membawa rombongan sebanyak 12 penumpang asal Ciamis, terguling dan masuk ke jurang di tanjakan Jalan Cirewog.

Dari 12 penumpang, dua diantaranya meninggal dunia tewas dan sisanya mengalami luka-luka. Selang lima hari kemudian, sebuah dump truck juga masuk jurang tepat di lokasi saat minibus mengalami kecelakaan serupa.

Lili (50), salah seorang warga Sukaharja, Desa Karyamukti, Kelurahan Pataruman, mengaku kalau dirinya tidak heran jika di tanjakan Cirewog yang letaknya berada di kawasan Gunung Sangkur itu kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, bahkan hingga menelan korban jiwa.

“Sejauh ini memang sering terjadi kecelakaan lalu lintas di tanjakan tersebut. Selain jalannya sempit dan curam, kondisi jalan juga sudah rusak parah,” katanya, kepada Koran HR, saat sedang melihat dump truck masuk jurang di tanjakan Cirewog, Jum’at (13/10/2017).

Menurut Lili, jalan tanjakan tersebut merupakan tempat berkumpulnya makhluk halus Jin yang terkadang menampakkan diri dan mengganggu para pengendara yang melintas, terutama pada waktu menjelang dzuhur dan maghrib.

“Di tanjakan ini adalah pasar bangsa Jin, sehingga tidak heran kalau sering terjadi kecelakaan, bahkan sampai merenggut korban jiwa. Warga sini sudah pada tahu, jadi dalam waktu-waktu tertentu jarang ada yang berani melewati jalan ini,” ujar Lili.

Hal serupa dikatakan Jajang (38), warga Cigadung, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman. Dirinya mengaku pernah melihat sosok makhluk halus berbaju putih dan berambut panjang saat melewati tanjakan Cirewog. Namun, makhluk itu tidak menampakkan wajahnya. Tapi, baginya itu sudah tidak aneh lagi, karena dia kerap melintasi jalan tersebut baik siang maupun malam.

“Sudah tidak aneh bagi saya jika melihat hal-hal seperti itu di tanjakan ini, mau siang maupun malam saya sering melintasi jalan ini. Nah, yang seperti itu lah yang sering mengakibatkan pengendara mengalami kecelakaan, karena takut atau panik,” tuturnya.

Jajang juga mengaku pernah jatuh dari sepeda motornya. Kejadiannya waktu itu saat dirinya akan ke pasar, tapi ketika melintasi turunan di Jalan Cirewog, sepeda motornya tiba-tiba seperti ada yang mendorong kencang sehingga dia lepas kendali hingga jatuh tersungkur.

Cerita mistis di jalan tanjakan Cirewog dibenarkan Badru (54), warga lainnya, bahwa memang di tanjakan tersebut banyak bergentayangan makhluk halus Jin yang kerap mengganggu pengendara. Seperti menampakan diri, tiba-tiba kendaraan rem blong, atau kendaraan tergelincir hingga masuk jurang.

“Warga di sini menyebut bahwa tanjakan itu sangat angker. Makhluk halus atau Jin yang berada di kawasan tersebut memang kerap mengganggu para pengendara,” ujar Badru.

Sementara itu, KBO Lantas Polres Banjar, Iptu. Topik Diyana, saat dihubungi Koran HR via ponselnya, Selasa (17/10/2017), mengatakan, kecelakaan yang kerap terjadi di tanjakan Cirewog adalah semata-mata akibat kelalaian pengendara. Selain itu, dengan lokasinya yang berada di perbukitan dan kontur jalannya naik turun, sehingga jalan menjadi rawan kecelakaan.

“Tanjakan Cirewog memang sangat curam, letaknya di bibir Gunung Sangkur atau perbukitan dengan tikungan yang sangat tajam. Apalagi ditambah saat turun hujan, selain jalan menjadi licin, juga kabut kerap menyelimuti kawasan tersebut,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para pengendara yang melintasi tanjakan Cirewog supaya tetap berhati-hati dan selalu waspada. Namun, mengenai hal mistis yang selama ini digembar-gemborkan, Iptu. Topik memilih diam, karena menurutnya hal itu ada yang lebih tahu.

“Saya hanya menghimbau kepada pengendara untuk berhati-hati dan selalu waspada, karena medan jalan di kawasan tersebut memang rawan kecelakaan, lokasinya cukup ekstrim,” tandasnya. (Hermanto/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!