Kades Cibadak Soroti Soal Penanganan Banjir di Cikaso Ciamis

16/10/2017 0 Comments
Kades Cibadak Soroti Soal Penanganan Banjir di Cikaso Ciamis

Tanggul pasir tak mampu menahan luapan air Sungai Cikaso yang kian deras dan terus menggerus tanah serta pemukiman warga Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Upaya pemerintah menurunkan alat berat untuk mengalirkan air Sungai Cikaso dengan cara mengeruk, dan membuat tangul dari pasir saat bencana banjir pertama datang dianggap hanya membuang energi.

Pasalnya, hal itu tidak begitu banyak dampak manfaatnya bagi warga Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Karena, disaat air bah kembali datang pada Senin (16/10/2017) pagi, tanggul tersebut dalam sekejap hilang dan tak berbekas. Bahkan, luapan air pun kian deras dan terus menggerus tanah serta pemukiman warga.

“Sepertinya teknik kemarin kurang bijak, mestinya yang harus dikeruk itu bagian bendungannya saja yang sudah jelas ambruk, daripada membuat tanggul dari pasir. Toh akhirnya saat air datang air kembali melumat tanggul dan arus kembali menggerus tebing serta perumahan warga. Padahal, jika kemarin itu bendungan saja yang dikorbankan, saya rasa air tidak akan kembali menggerus pemukiman warga,” tutur Kepala Desa Cibadak, Olis Nurholis, saat berada di lokasi bencana, Senin (16/10/2017).

Olis juga menilai, jika penanggulangan bencana Cikaso hanya sebatas itu saja, tidak menutup kemungkinan setiap hujan turun mulut sungai akan terus melebar dan menelan pemukiman warga Dusun Sukapura, yang hingga saat ini sudah ada tiga rumah warga terseret. Sementara sebagian rumah lainnya sudah diambang kekhawatiran. (Suherman/R3/HR-Online)

Berita Terkait:

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!