(Pembunuhan Guru SMP di Ciamis) Panik, Istri Korban Minta Selingkuhannya Bunuh Diri

19/10/2017 0 Comments
(Pembunuhan Guru SMP di Ciamis) Panik, Istri Korban Minta Selingkuhannya Bunuh Diri

Sage alias Ratno, tersangka kasus pembunuhan dengan korban seorang guru SMPN 1 Pamarican bernama Uun Rohimat (60), saat dirawat di RSUD Ciamis setelah mengalami luka tembak akibat melakukan perlawanan kepada polisi saat dilakukan penangkapan. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meski piawai berakting dan sempat berhasil mengelabui pihak kepolisian dan warga, Sudarni (52), istri guru SMPN 1 Pamarican, Uun Rohimat (60), warga Dusun Pamarican RT 06/RW 02 Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ternyata sempat was-was aksi biadabnya yang menjadi otak pembunuhan suaminya, terungkap oleh pihak kepolisian.

Sudarni tampaknya bingung dengan cara apalagi kajahatannya bisa ditutupi. Karena saking bingungnya, ditambah pula panik, Sudarni kemudian menelpon tersangka Sage (selingkuhannya) yang sudah berada di Lampung. Dalam percakapannya ditelepon, Sudarni dan Sage kembali berdiskusi untuk mencari jalan keluar agar aksi biadabnya tidak terendus oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait: Gila! Otak Pembunuh Guru SMPN 1 Pamarican Ciamis Ternyata Istrinya

Setelah lama berbicara via telepon, ternyata tidak ditemukan solusi. Sudarni pun makin panik. Saking paniknya, Sudarni memohon kepada Sage untuk melakukan bunuh diri. Dengan cara itulah mungkin yang bisa menghilangkan jejak kejahatan Sudarni yang bertindak sebagai otak pembunuhan suaminya.

Mungkin dalam pikiran Sudarni, apabila Sage meninggal akibat bunuh diri, polisi akan kesulitan mengungkap kasus pembunuhan dengan korban suaminya. Karena Sage dalam kasus ini bertindak sebagai eksekutor yang membunuh suaminya, Uun Rohimat.

Berita Terkait: Sebelum Bunuh Guru SMPN 1 Pamarican Ciamis, Istrinya “Begituan” Dulu dengan Pelaku

Namun, permohonan konyol dari Sudarni itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Sage. Bahkan, Sage langsung marah dan meminta Sudarni untuk tidak lagi menghubunginya.

Cerita itu merupakan keterangan tersangka Sage saat memberikan pengakuan di hadapan penyidik kepolisian Polres Ciamis.

Berita Terkait: (Pembunuhan Guru di Ciamis) Istri Korban Berakting Dirampok, Polisi Sempat Terkecoh

“Setelah 15 hari dari terjadinya kasus pembunuhan Uun Ruhimat, tersangka Sudarni menelpon tersangka Sage yang tengah berada di Lampung. Tersangka Sudarni minta kepada tersangka Sage untuk melakukan bunuh diri. Tapi tersangka Sage menolak. Bahkan, dia meminta kepada tersangka Sudarni untuk tidak menghubunginya lagi,” kata Wakapolres Ciamis, Kompol Imam Rachman, S.Ik, didampingi Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, S.Ik, saat menggelar konferensi pers, di Mapolres Ciamis, Rabu (18/10/2017). (DSW/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!