PJU Dibiarkan Padam, Saat Malam Jalan di Banjar Ini Rawan Kecelakaan

17/10/2017 0 Comments
PJU Dibiarkan Padam, Saat Malam Jalan di Banjar Ini Rawan Kecelakaan

Lampu PJU di beberapa titik ruas Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di Dusun Pengasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, sudah lama dibiarkan padam. Photo: Tsabit AH/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga mengeluhkan padamnya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik ruas Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di Dusun Pengasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Sutisna, salah seorang warga setempat, mengatakan, padamnya lampu PJU tersebut berdampak terhadap para pengguna jalan yang melintas saat malam hari, terlebih usai turun hujan. Selain gelap, jalan juga menjadi licin sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

“Apalagi di daerah sini jalannya banyak tikungan. Kalau malam sangat berbahaya karena kondisi jalan gelap,” tuturnya, kepada HR Online, Selasa (17/10/17).

Selain rawan kecelakaan lalu lintas, kondisi jalan yang gelap juga memicu terjadinya tindak kriminalitas. Seperti halnya penjambretan dan tindak kejahatan lainnya. Terlebih PJU yang padam berada di jalan yang sepi.

“Keadaan jalan yang gelap dan sepi itu berbahaya karena bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk menjambret penggendara yang melintas,” ujar Sutisna.

Senada diungkapkan Agus, warga lainnya. Menurut dia, padamnya sejumlah lapu PJU seharusnya menjadi perhatian pemerintah. Karena, fasilitas penerangan tersebut sangat dibutuhkan oleh pengguna jalan raya.

“Tentu kita sangat mengharapkan perhatian pemerintah supaya bisa segera memperbaiki kerusakan PJU ini. Karena yang memanfaatkan fasilitas ini masyarakat,” katanya.

Agus juga mempertanyakan soal pemeliharaan, pasalnya PJU di lokasi tersebut sudah lama padam. Tapi hal itu seolah dibiarkan begitu saja tanpa melakukan kontrol rutin dari pihak terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju pusat kota.

“Lampu di jalur utama ini dibiarkan mati begitu saja. Warga pun jadi takut kalau melintas malam hari, apalagi di sisi kanan dan kiri jalan masih terdapat perkebunan. Kondisi itu menambah kemungkinan terjadinya tindak kriminal,” tandas Agus. (Tsabit/R3/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!