Ini Bahaya Pakai Celana Dalam Thong Meski Bisa Membuat Seksi

Ini Bahaya Pakai Celana Dalam Thong Meski Bisa Membuat Seksi

Supermodel Kendall Jenner mengenakan busana ‘ajaib’ yang menjadikan mata tertuju padanya di Met Gala 2017. Foto : net/ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Pakaian yang dikenakan Kendall Jenner di Met Gala 2017, menjadi pusat perhatian dunia. Pasalnya, penampilan model berusia 21 tahun ini memakai busana yang wow… bisa membuat mata pria tak berhenti melihatnya.

Pada Met Gala yang digelar Mei 2017 ini, busana Kendall Jenner berupa gaun hitam tipis dengan dilapisi kristal dari La Perla. Namun yang menjadikan mata tertuju padanya yaitu ‘thong’ yang hampir “nude” karena bokongnya hampir terlihat.

Thong adalah model celana dalam kesukaan wanita, karena dapat membuatnya tampil seksi. Sebenarnya celana dalam dengan karet berenda yang hampir sama dengan G-String sudah ada sejak zaman Mesir Kuno.

Akan tetapi, konsep pakaian dalam yang cuma menutup organ intim wanita mulai ramai dipakai di tahun 70-an.

Meski bisa membuat wanita tampil seksi, akan tetapi celana dalam yang mengekspos bagian bokong ini ternyata berbahaya untuk kesehatan. Bagian yang membahayakan berada di tali dari thong.

Dikutip dari Women’s Health, Dr. Jill M. Rabin, Profesor Obstetri Ginekolog menjelaskan, bahwa banyak thong yang terbuat dari bahan nonbreathable, tak seperti katun. Adapun efek dari bahan non katun ini yaitu mengakibatkan infeksi pada Miss V atau organ intim wanita.

Tali non katun dari thong yang menempel pada Miss V sampai bokong bisa membuat bakteri dengan mudah menyebar. Terlebih, wanita yang mempunyai problem keputihan kronis, sangat berpotensi mengalami infeksi baktreri vaginosis atau jamur.

Bahan non katun ini bisa menyebabkan Miss V tidak bisa “bernapas”, sehingga area sekitarnya akan menjadi lembab. Itulah yang membuat bakteri atau jamur mempunyai kesempatan untuk tumbuh.

Untuk itu, sebelum memilih dan membeli celana dalam Rabin menyarankan agar utamakan memilih celana dalam yang terbuat dari bahan katun. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles