Kordinator Terminal Klarifikasi Terkait Tudingan Petugasnya Rusak Fasilitas Terminal Banjar

14/11/2017 0 Comments
Kordinator Terminal Klarifikasi Terkait Tudingan Petugasnya Rusak Fasilitas Terminal Banjar

Kordinator Terminal Banjar, Dede Kurnia, saat memberikan klarifikasi terkait tudingan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Yoyo Suharyono yang menyatakan petugas terminal merusak fasilitas yang sudah dibangun Pemkot Banjar. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait pernyataan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Yoyo Suharyono yang menyatakan kecewa terhadap pelaksana Terminal Kota Banjar, Jawa Barat, lantaran telah merusak fasilitas terminal yang sudah dibangun Pemkot Banjar, Kordinator Terminal Banjar, Dede Kurnia, memberikan klarifikasi.

Menurut Dede, pihaknya bukan merusak fasilitas pagar terminal. Namun hanya memanfaatkan fasilitas yang ada, karena pada tahun 2018 nanti seluruh kawasan terminal akan dibenteng dengan kontruksi tembok permanen.

Berita Terkait: Kadis LH Kecewa, Fasilitas yang Dibangun Pemkot Banjar ‘Dirusak’ Petugas UPTD Terminal

“Kami bukan merusak fasilitas pagar terminal, tapi justru kami memperbaiki karena pagar yang ada di sekeliling terminal sudah pada rapuh. Sehingga kami perbaiki dan sebagian kami pakai untuk pembatas jalur,” ujarnya kepada HR, Senin (13/11/2017) di ruang kerjanya.

Dede menambahkan, pihaknya melakukan hal itu lantaran memiliki mandat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahwa terminal harus ditata dan dikelola dengan rapih. “Saya mengerjakan ini sesuai intruksi Kemenhub, bahwa terminal harus kembali kepada fungsinya,” imbuhnya.

Menurut Dede, semua fasilitas maupun aset yang ada di kawasan terminal sudah diserahkan oleh Pemkot Banjar ke Kementrian Perhubungan, sesuai dengan P3D atau bukti penyerahan aset pada Bulan Oktober 2016 lalu.

Dede pun mengakui bahwa pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Banjar, sehingga terjadi miskomunikasi.

Untuk kedepannya, tambah Dede, pihak UPTD terminal akan selalu berkoordinasi dengan Pemkot Banjar, sehingga tidak lagi terjadi miskomunikasi seperti ini. (Hermanto/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!