Mitos Batu Pangeunteungan di Situs Astana Gede Kawali Ciamis

08/11/2017 0 Comments
Mitos Batu Pangeunteungan di Situs Astana Gede Kawali Ciamis

Batu Pangeunteungan di Situs Astana Gede Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Photo: Edji Darsono/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Batu Pangeunteungan tempat disemayamkannya abu jasad Putri Dyah Pitaloka di Situs Astana Gede Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dipercaya bisa memudahkan orang untuk mendapatkan jodoh.

Lia Apriliani, salah seorang petugas di Situs Astana Gede Kawali, mengatakan, keberadaan Batu Pangeunteungan masih banyak yang salah mengartikan, bahwa barang siapa wanita atau laki-laki yang sulit mendapatkan jodoh, maka dengan cara ngenteung (berkaca) akan mendapatkan jodoh.

“Padahal, Batu Pangeunteungan itu merupakan tempat disemayamkannya abu jasad Dyah Pitaloka yang gugur bela pati di Palagan Bubat,” terangnya, kepada HR Online, Rabu (08/11/2017).

Meski demikian, kata Lia, pengunjung yang datang tetap mempercayainya dan selalu berkaca dengan alasan agar segera mendapatkan jodoh. “Pangeunteungan sendiri sebetulnya menyimpan arti bahwa kita harus bisa ngaca diri,” pungkas Lia. (Dji/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!