Pemdes Waringinsari Banjar, Penggunaan ADD Tahap II Sudah 100 Persen

Pemdes Waringinsari Banjar,  Penggunaan ADD Tahap II Sudah 100 Persen

Realisasi kegiatan fisik dari ADD tahap II yang dilakukan Pemerintah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, telah melaksanakan kegiatan atau realisasi penggunaan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II hingga 100 persen, dan kini tengah menyelesaikan APBD Perubahan 2017, sebagaimana ditentukan karena adanya perubahan pagu atas kebijakan pemerintah daerah, yaitu pengurangan ADD sebesar 2 persen.

Kepala Desa Waringinsari, Misbahudin, melalui Sekdesnya, Sulaeman Zajuli, mengatakan, pihak desanya sudah menuntaskan realisasi penggunaan ADD tahap II dan sekarang tengah fokus menyelesaikan APBDes Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2017.

“Terkait hal itu, kami pun bersama BPD telah melakukan pembahasannya pada hari Senin tanggal 6 November kemarin. Dari perubahan ADD 2017 itu mendapat pengurangan senilai Rp.21.675.000, dari total anggaran sebelumnya yang mencapai Rp.2.783.967.000,” terang Sulaeman Zajuli, kepada Koran HR, Selasa (07/11/2017).

Untuk itu pula, lanjutnya, dalam perubahan APBDes yang sedang disusun ini ada pengurangan untuk kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat. Namun, terjadi pula penambahan untuk kegiatan bidang pembinaan masyarakat.

Kegiatan tersebut semuanya tertuang dalam APBDes Perubahan dan akan dilaksanakan dalam pencairan ADD tahap III yang rencananya bisa terealisasi akhir bulan November 2017, yakni menunggu APBDes Perubahan tuntas.

“Pokoknya, menyusul desakan Pemkot Banjar melalui Asda II dengan surat yang dikirim pada setiap desa agar segera menuntaskan persyaratan tersebut, termasuk di dalamnya ditunggu Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun 2018 untuk siap diselesaikan, dan segera menyerahkannya,” tandasnya.

Sulaeman juga mengatakan, bahwa APBDes Perubahan TA 2017 dan RKPDes 2018 yang sudah melalui pembahasan bersama BPD, kini tinggal di Musdeskan. Selanjutnya, Pemerintah Desa Waringinsari akan mengajukannya ke Pemkot Banjar melalui kecamatan untuk dapat dievaluasi, kemudian ditindaklanjuti proses pencairan ke DPPKAD.

Menurutnya, walau mepet di akhir tahun anggaran, namun pihak desanya siap menyampaikan laporan realisasi ADD tahap III. Karena, realisasinya kebanyakan hanya melaksanakan kegiatan bidang pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

“Terkait RKPBDes 2018, kami tak memungkiri masih banyak atau fokusnya ke arah kegiatan bidang pembangunan fisik. Namun, tak melupakan upaya lebih diperbanyak kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Terpenting penyusunan RKPDes tak lepas dari RPJMDes yang dimilikinya, atau RKPDes dibuat sebagai penjabaran RPJMDes. RKPDes disusun oleh desa sesuai dengan informasi dari pemerintah kota dengan pagu indikatif desa, juga penentuan alokasi belanjanya ditentukan mekanisme partisipatif Musrenbangdes dengan berdasarkan kepada kebutuhan dan prioritas program.

“Gambaran informasi tentang sumber keuangan atau dana transfer yang akan diterima tahun 2018, seperti ADD, DD, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi, itu sudah ada,” tukasnya. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles