Balapan Liar di Areal Parkir Banjar Waterpark Resahkan Warga

Balapan Liar di Areal Parkir Banjar Waterpark Resahkan Warga

Delapan orang remaja yang melakukan aksi balapan liar di areal parkir Banjar Water Park (BWP), diamankan di Mapolsek Banjar. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga Lingkungan Parunglesang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, kini mulai terusik dengan adanya sejumlah oknum remaja yang kerap melakukan aksi balapan liar dan mesum di areal parkir Banjar Water Park (BWP). Mereka melakukan hal tersebut setiap malam, terutama malam Minggu.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (09/12/2017) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, sejumlah remaja yang tengah melakukan aksi balapan liar di areal parkir BWP, digerebek warga setempat. Dari hasil penggerebekan itu, warga berhasil mengamankan delapan remaja dan enam unit sepeda motor tanpa surat-surat kendaraan yang lengkap (bodong).

Empat orang dari delapan remaja yang digerebek warga tersebut statusnya masih pelajar SMP dan SMK di Kota Banjar. Tak hanya itu, mereka juga kedapatan tengah mabuk miras jenis anggur ginseng dan tuak, serta ditemukannya jenis obat-obatan yang memabukan.

“Kami sebagai warga sangat resah dan terganggu sekali dengan ulah mereka yang melakukan balapan liar, apalagi ditambah knalpot motor mereka yang bising,” ujar Bayu, salah seorang warga setempat, kepada Koran HR.

Kemudian, kedelapan remaja yang melakukan aksi balapan liar itu langsung digiring ke Pos Kamling RT.4/7, Lingkungan Parunglesang. Di tempat tersebut, kedelapan remaja ini nyaris jadi bulan-bulanan massa, namun masih berhasil diredam warga lainnya.

“Sebetulnya banyak yang melakukan balapan liar, tapi yang lainnya berhasil kabur, termasuk remaja yang tengah pacaran di areal parkir Banjar Water Park,” ungkap Yayan, warga lainnya.

Syarifudin, warga Parunglesang lainnya, menambahkan, banyaknya remaja yang mesum dan balapan liar di areal parkir BWP dan di kawasan Stadion Patroman Banjar itu lantaran tidak adanya lampu penerang jalan.

“Kurang lebih hampir tiga bulan lampu penerang jalan di sini padam. Hingga saat ini dari instansi terkait belum juga ada perbaikan. Suasana gelap itulah yang membuat betah para oknum remaja untuk melakukan perbuatan negatif,” tutur Syarifudin.

Sementara itu, delapan remaja yang berhasil ditangkap warga saat balapan liar meliputi, Yi (15), YG (17), AP (25), ESH (16), ER (16), OR (17), Rid (16), dan AN (16). Empat orang diantarnya, yakni Yi, Rid, ER, dan YG adalah masih berstatus pelajar SMP dan SMK di Kota Banjar, dan keempatnya merupakan asli warga Kota Banjar. Sedangkan untuk yang lainnya berasal dari luar Kota Banjar, seperti Pamarican dan Cimaragas, Kabupaten Ciamis.

Atas kondisi tersebut, warga juga berharap kepada instansi terkait untuk segera memperbaiki lampu penerangan jalan yang berada di kawasan Stadion Patroman, dan di areal parkir BWP.

Dengan berhasilnya mengamankan para pelaku balapan liar, warga pun melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Tak lama kemudian, jajaran kepolisian dari Polsek Banjar datang ke lokasi dan membawa kedelapan remaja tersebut ke Mapolsek Banjar, untuk didata dan diberi pembinaan.

“Kami sangat mengapresiasi kepada warga, karena ini merupakan kerjasama yang baik antara polisi dengan warga. Kedelapan remaja ini akan kami data dan akan kami beri pembinaan. Selain itu, kami pun akan memanggil orang tua masing-masing dari para remaja tersebut,” terang Kapolsek Banjar, Kompol. Dadi Suhendar, kepada Koran HR.

Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya pada malam yang sama berhasil mengamankan oknum remaja yang tengah terlibat perkelahian di areal SPBU Gardu, Desa Balokang, Kecamatan Banjar.

Pihaknya menghimbau kepada warga, khususnya para orang tua agar memantau dan mengawasi putra-putinya yang masih remaja supaya jangan sampai ke luar rumah melebihi jam 9 malam. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles