Dampak Pembangun RS Langensari Banjar, Sejumlah Rumah Ikut Tergusur

Sejumlah rumah ikut tergusur pembebasan lahan. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah rumah warga di Lingkungan Sidamukti, RT 05 RW 05, Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari, Kota Banjar akan ikut tergusur imbas pembebasan lahan guna rencana pembangunan SD, gedung BPP dan kantor kelurahan setempat. Salah satu bangunan rumah permanen itu adalah milik Suratno dengan luas sekitar 6 x 9 meter.

Istri Suratno, Rusmanah, kepada Koran HR, Selasa (05/12/2017) lalu, mengatakan, bahwa sekitar sebulan lalu dirinya dan warga pemilik tanah diundang Pemerintah Kota Banjar untuk menghadiri pertemuan membahas pembebasan lahan, terutama penyampaian soal harga beli yang ditawarkan.

“Area lahan di wilayah kami ini dibutuhkan Pemkot Banjar untuk pembangunan kembali SD, BPP, kantor kelurahan. Beberapa bangunan itu merupakan terdampak proyek Rumah Sakit, yang sekarang masih berlangsung. Soal harga tanah yang diberikan warga sudah setuju sebagaimana dikehendaki,”

Dia mengatakan, pemkot Banjar memberikan harga dengan membagi sesuai klasifikasi letak tanah. Untuk tanah di pinggir akses jalan raya ini, dihargai Rp.5 juta lebih, dan untuk lainnya tak mengingatnya. Serta untuk harga bangunan yaitu rumah, belum ada kejelasan harga.

“Memang sampai saat ini, belum dilakukan pengukuran tanah atau dilakukan survei kembali. Saya pribadi keberatan melepas hunian rumah ini, saya tak akan berikan. Tapi sebidang tanah yang saya miliki seluas 50 bataitu  dipersilahkan,”

Dia menjelaskan alasan rumahnya masih keberatan dilepas karena baru beberapa tahun direhabnya. Terlebih kusen nya dari kawalitas kayu cukup bagus yaitu kayu Laban, belum lagi pondasi batu dan temboknya cor-coran.

“Bila dilepas, belum tentu uang yang diberikan dari hasil penjualan rumahnya bisa mencukupi untuk membuatnya kembali. Jika dipaksakan, ya sepantasnya ini rumah dihargai Rp.300 juta. Namun, tak tahu lah belum di survei. Kami menunggu kejelasan,” tandasnya.

Menurutnya, dilokasinya ini ada 3 rumah yang ikut tergusur, termasuk rumah miliknya serta juga bangunan mushola. “2 rumah tetangga saya ini yang bersebelahan sih katanya menerima dilepasnya atau diberikan. Tapi ya itu, harganya belum ada kepastian karena mau di survei dulu,” tandas dia. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA