Disdikpora Pangandaran Seleksi 57 Calon Kepala Sekolah

Disdikpora Pangandaran Seleksi 57 Calon Kepala Sekolah

Kadisdikpora Pangandaran, Surman, saat memberikan sambutan dalam seleksi calon kepala sekolah. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seiring banyaknya kepala sekolah yang akan pensiun di Kabupaten Pangandaran, Disdikpora mengambil langkah antisipasi untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menyeleksi puluhan calon kepala sekolah sebagai penggantinya.

Kadisdikpora Pangandaran, Surman, melalui Sekdisnya, Agus Nurdinya, mengatakan, bahwa pihaknya sudah memikirkan jauh-jauh hari soal pengganti para kepala sekolah yang akan pensiun. Pihaknya berharap pada pelaksanaan seleksi, calon kepala sekolah harus sudah siap dan memenuhi standar.

“Saat ini Disdikpora melalui Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan sedang menggodog 57 orang calon kepala sekolah pengganti yang akan pensiun. 57 orang itu, 43 dari SD dan 14 orang dari SMP,” jelasnya kepada Koran HR, Selasa (05/12/2017) lalu.

Ia menambahkan, dari banyaknya jumlah calon pengganti kepala sekolah tersebut, dipastikan tidak lolos semunya. Sebab, kata Agus, hal itu tergantung hasil penilaian dari panitia seleksi.

“Disdik sangat terbuka dan obyektif serta profesional dalam penilaian para calon kepala sekolah. Jadi, apapun nanti hasilnya, harus diterima dengan lapang dada,” pungkas Agus.

Sementara itu, Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan Disdikpora Pangandaran, Usep Efendi, mengatakan, seleksi calon kepala sekolah dilakukan selama tiga hari ke depan, terhitung mulai dari Selasa (05/12/2017) lalu.

“Dalam penilaian, kita melibatkan juga Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS). Selanjutnya, LP2KS akan memberikan kewenangan ke Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Jadi, penilaian calon kepala sekolah sangat obyektif dan profesional,” terangnya.

Dalam seleksi calon kepala sekolah itu, sambung Usep, akan dilaksanakan menjadi dua gelombang. Adapun gelombang kedua, rencananya dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang.

“Calon yang dinyatakan lolos jadi kepala sekolah oleh LPMP, maka nanti wajib ikut Diklat calon kepala sekolah,” imbuhnya.

Ia menegaskan, dalam seleksi calon kepala sekolah tersebut, murni seluruh penyelenggaraannya dibiayai oleh Pemkab Pangandaran. Jadi, Disdikpora tidak meminta biaya sepeserpun kepada calon kepala sekolah.

“Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada Pemkab Pangandaran yang telah menyelenggarakan seleksi calon kepala sekolah, apalagi tidak dipungut biaya,” kata salah seorang calon kepala sekolah yang enggan disebutkan nama dan asal sekolahnya. (Ntang/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles