Elektrifikasi Terendah se Jabar, PLN Pangandaran Bikin Gebrakan

Manager PLN Area Tasikmalaya didampingi Manager Rayon Pangandaran, melepas tim yang akan melakukan penyalaan serentak di Wilayah Kabupaten Pangandaran, Minggu (17/12/2017). Foto : Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Untuk memacu semangat pemasaran yang kreatif dan inovasi, PLN Rayon Pangandaran melakukan gebrakan semarak 1017 pelanggan pasang baru. Gebrakan dengan tema kegiatan “Sehari Menyala Serentak” tersebut adalah sebagai kepedulian PLN kepada masyarakat, tentang ketenaga listrikan di wilayah Kabupaten Pangandaran. 

Manager PLN Rayon Pangandaran, Pilik Khondang kepada HR Online mengatakan, “Sehari Menyala Serentak” akan dilakukan di Dusun Cikaret Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

“Kami melakukan pemasangan jaringan SUTM sepanjang 2,3 Kms, 2,8 Kms JTR , 1 gardu portal untuk melayani kebutuhan listrik di Dusun Cikaret,” jelasnya Minggu (17/12/2017).

Dijelaskannya, Rasio Elektrifikasi Pangandaran baru 72 %, dan baru 109.000 Kepala Keluarga (KK) yang telah dialiri listrik dari total 152.263 KK se Kabupaten Pangandaran. 

“Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Pangandaran adalah terendah se Jawa Barat. Untuk itu, kita berharap bisa mencapai 100 persen nanti di tahun 2018,” kata Pilik Khondang. 

Pilik Khondang menambahkan, pada tahun 2017 melalui anggaran APLN distribusi Jawa Barat dibangunlah jaringan-jaringan listrik ke desa-desa yang belum terlistriki, dengan anggaran total Rp.16 miliar se Area Tasikmalaya, dan anggaran khusus untuk Kabupaten Pangandaran sebesar Rp. 4,9 miliar.

Untuk itu, Pilik berharap agar pada tahun 2018, di Kabupaten Pangandaran sudah tidak ada lagi desa yang belum teraliri listrik, dan PLN akan bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut. 

“Penyalaan 1.017 pelanggan se Kabupaten Pangandaran dalam sehari pada tanggal 17 Desember 2017 ini, merupakan komitmen kami untuk melayani kebutuhan listrik di masyarakat secara cepat dan mudah,” jelas Pilik.

Untuk kehandalan listrik, PLN terus berusaha untuk terus menjaga agar listrik tetap menyala 1×24 jam. “Dan kami memohon bantuan dari masyarakat untuk ikut menjaganya demi kepentingan bersama,” pungkasnya. (Madlani/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA