Iwan M. Ridwan: Kami Terus Desak BBWS Agar Atasi Persoalan Banjir di Pangandaran

Iwan M. Ridwan: Kami Terus Desak BBWS Agar Atasi Persoalan Banjir di Pangandaran

Ketua DPRD Pangandaran, H. Iwan M. Ridwan, S.Pd, M.Pd

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bencana banjir yang kerap menenggelamkan areal persawahan yang luasnya mencapai 450 hektar di Blok Liposos, Desa Ciganjeung, Kecamatan Padaherang dan Blok Bebedilan Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, tampaknya mendapat perhatian serius dari Pemkab dan DPRD Pangandaran.

Bahkan, Pemkab dan DPRD Pangandaran sudah mendesak Kementrian PU dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy agar segera mencari solusi guna menanggulangi penyebab bencana banjir akibat Sungai Citanduy atau anak sungainya yang sering meluap dan merendam beberapa wilayah di Kabupaten Pangandaran.

“Setiap turun hujan dengan intensitas tinggi, areal persawahan warga di blok Bebedilan dan Liposos pasti tergenang air. Dan hal ini sudah terjadi sejak lama. Makanya kami ingin mencari solusi agar petani yang memiliki sawah di dua blok tersebut tidak terus-terusan merugi,” kata Ketua DPRD Pangandaran, H. Iwan M. Ridwan, S.Pd, M.Pd, kepada HR Online, pecan lalu.

Iwan mengungkapkan, banjir di blok Liposos dan Blok Bebeudilan disebabkan karena lokasinya berada di dataran rendah atau posisinya di bawah Sungai Citanduy. Dengan begitu, kata dia, apabila terjadi hujan deras hingga mengakibatkan debit air di areal persawahan tersebut meningkat, membuat aliran air tidak keluar ke sungai.

“Akibatnya, apabila terjadi banjir, areal persawahan di blok Liposos dan Bebedilan berubah seperti danau buatan. Kondisi itu seringkali membuat petani merugi. Makanya, kami dari pemerintah harus segera mencari solusi agar bisa membantu petani keluar dari masalahnya,” ujarnya.

Dirinya selaku Ketua DPRD, lanjut Iwan, bersama Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, terus mendesak BBWS Citanduy agar segera mengatasi permasalahan banjir di wilayah Kabupaten Pangandaran, termasuk meminta segera ditangani permasalahan banjir di blok Liposos dan Bebedilan.

“Dari hasil pertemuan yang intens dengan pihak BBWS Citanduy atau sebanyak 6 kali pertemuan, akhirnya disepakati untuk segera dilakukan penanggulangan guna mengatasi permasalahan banjir di Kabupaten Pangandaran. Namun, sebelum melangkah pada penanggulangan, BBWS Citanduy terlebih dahulu akan menyusun DED-nya guna mencari solusi dan strategi yang tepat dalam menangani persoalan banjir di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Namun begitu, kata Iwan, pada tahun 2018 mendatang, BBWS Citanduy sudah merencanakan program normalisasi Sungai Citanduy. “Program normalisasi Sungai Citanduy yang akan dilakukan pada tahun 2018 itu merupakan agenda BBWS Citanduy. Agenda penanggulangan banjir yang digagas oleh Pemkab Pangandaran dan BBWS baru akan melangkah pada tahapan DED. Namun, dengan adanya normalisasi tersebut, diharapkan dapat mengurangi dampak banjir di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles