Karena Menolak Berhenti Jadi PL Karaoke, Alasan Suami Bunuh Istrinya di Pangandaran

Ilustrasi Pemandu Lagu Karaoke. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Motif pembunuhan yang dilakukan pria berinsial AF (27), terhadap istrinya Tika Susika (27), ternyata dilatarbelakangi dari masalah percekcokan suami-istri. Kepada polisi, AS mengaku kesal terhadap istrinya, karena disuruh meninggalkan pekerjaannya sebagai PL (Pemandu Lagu) karaoke, tetapi istrinya menolak.

Dari permasalahan itulah yang menyebabkan  pasangan suami-istri ini bertengkar hebat dan berujung istrinya tewas di tangan suaminya.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, membenarkan bahwa motif pembunuhan dipicu dari pertengkaran suami-istri. Dia mengatakan, dari pengakuan pelaku, istrinya tewas akibat dicekik lehernya setelah terjadi pertengkaran hebat antara keduanya.

“Dari hasil pemeriksaan medis pun ditemukan luka lebam di leher korban. Namun, kami masih mendalami kasus ini dengan terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” ujarnya, kepada HR Online, Senin (18/12/2017).

Berita Terkait: Perempuan yang Mayatnya Ditemukan di Pamugaran Pangandaran Ternyata Dibunuh Suaminya

Sebelumnya, pelaku kasus pembunuhan dengan korban seorang perempuan bernama Tika Susika (27), warga Perum Kotabaru Jl. Jakarta RT.004 RW. 017 Kotabaru Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, yang mayatnya ditemukan warga di depan panggung terbuka kawasan Pamugaran, Pantai Barat Pangandaran,  Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jum’at (15/12/2017) siang sekitar pukul 10.00 WIB, berhasil dibekuk aparat kepolisian.

Ternyata pelakunya pria berinisial AF, yang tak lain adalah suami korban. AF ditangkap tim gabungan Polda Jabar dan Polres Ciamis, di rumah pamannya atau posisinya bersebrangan dengan rumah orangtunya di Dusun Karangkedang, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Minggu (18/12/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA