Miris! Ditangkap Satpol PP Ciamis, Nenek Ini Jadi Pengemis Untuk Anaknya yang Sakit

Miris! Ditangkap Satpol PP Ciamis, Nenek Ini Jadi Pengemis Untuk Anaknya yang Sakit

Satpol PP Kabupaten Ciamis saat mendata dan memberikan pembinaan kepada Gepeng dan Pengemis. Foto: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Untuk mencari biaya pengobatan anaknya yang bertahun-tahun mengalami sakit karena menderita epilepsi, seorang nenek bernama Enong (71), warga Kabupaten Tasikmalaya, tampaknya nekad menjadi pengemis dan mengamen di jalanan. Mencari uang dari belas kasihan orang terpaksa dia lakukan setelah beberapa tahun ini menjadi tulang punggung keluarga.

Setelah ditinggal suaminya, si nenek terpaksa harus mengurus sendiri anaknya yang sakit-sakitan. Karena tak punya keahlian, maka menjadi pengemis dan pengamen sebagai pilihan. Bersama pengemis lainnya, si nenek kerap beroperasi di wilayah Tasikmalaya dan Ciamis. Namun apes, saat tengah beropersi di wilayah Ciamis pada Kamis (14/12/2017), si nenek kena razia Satpol PP. Dia pun bersama pengemis lainnya digelandang ke kantor Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis.

“Saya terpaksa mengemis untuk mencari biaya berobat anak saya yang sakit-sakitan. Suami saya sudah meninggal dan harta benda sudah tak punya. Mau bekerja saya sudah tua begini. Makanya saya ikut tetangga jadi pengemis atau mengamen di jalanan, ” kata Nenek Enong, saat dimintai keterangannya oleh petugas Satpol PP.

Enong mengaku saat suaminya masih ada, keluarganya terbilang hidup berkecukupan. Malah saat itu sudah memiliki rumah, sawah dan kendaraan. Setelah ditinggal suaminya, perlahan harta bendanya habis dijual untuk kebutuhan berobat anaknya.

“Setelah harta benda semuanya habis, mulai saya kebingungan harus mencari uang kemana untuk biaya berobat. Makanya saya memilih jadi pengemis dan pengamen di jalanan,” katanya.

Sebelumnya, petugas Satpol PP Kabupaten Ciamis berhasil mengamankan belasan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dari sejumlah tempat keramaian yang sekitaran Ciamis kota dalam operasi untuk menciptakan Keamanan, Kebersihan dan Ketertiban (K3), Kamis (14/12/2017).

Keberdaan Gepeng yang biasa berada di lokasi keramaian di Ciamis kota dinilai menganggu ketertiban umum.

“Kami amankan sebelas Gepeng guna menciptakan K3. Karena mereka menganggu ketertiban umum, makanya kita amankan dan memberikan pembinaan,” kata Kasi Ops Sat Pol PP Ciamis, Yudi Brata. (Her/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles