OTL Bersikukuh Soal Status Lahan PT PMB, Bupati Pangandaran Marah dan Gebrak Meja

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran saat berbincang dengan OTL yang menempati lahan PT. PMB. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran beserta pejabat lainnya meninjau lokasi bangunan liar Organisasi Tani Lokal (OTL) yang berada di tanah PT. Pancajaya Makmur Besama (PMB) dan menemui salah seorang anggota OTL.

Wagino, salah satu perwakilan OTL, saat berbincang dengan Jeje yang didampingi H. Adang Hadari, bersikukuh bahwa keabsahan Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki PT. PMB dinilai tidak sah dan melanggar undang-undang. Selain akan adanya pembangunan di tanah terlantar tersebut, dirinya juga menggugat lantaran sudah sekian tahun tidak ada pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, Jeje Wiradinata, menjelaskan bahwa Pemda Pangandaran sudah dan akan bersikap terhadap pemanfaatan lahan tersebut secara normatif, yakni harus melalui aspek legalitas tata ruang dan fungsi lahan.

“Jika ada perbedaan cara pandang pemanfaatan lahan, maka saya sepenuhnya membuka ruang komunikasi atau mempersilahkan menempuh jalur formal, seperti jalur hukum. Semua pihak harus patuh terhadap aturan dan jangan memaksakan kehendak,” tegas Jeje.

Jeje menambahkan, penggunaan lahan PT. PMB oleh warga tersebut dipandangnya akan membuat situasi Pangandaran tidak kondusif. Padahal, rasa aman dan nyaman mutlak diperlukan untuk pengembangan wisata di Pangandaran.

Dari pantauan HR Online, saat Jeje menjelaskan secara gamblang, Wagino tetap bersikukuh terhadap pendiriannya hingga akhirnya Jeje pun naik pitam. Bahkan, Jeje beberapa kali menggebrak meja. Meski beberapa kali menggebrak meja, situasi kembali reda saat Jeje menjelaskan dan mengajak OTL untuk berdialog langsung dengan pemerintah di Setda Pangandaran.  

“Kapan akan berdiaog bersama dengan pemerintah? Kami tunggu di Setda dan silahkan waktunya diatur,” pungkas Jeje. (Ntang/R6/HR-Online)

Berita Terkait

Lima Bangunan Liar OTL di Pangandaran Dirobohkan

KOMENTAR ANDA

Komentar