Pegawai Proyek Masjid di Emplak Pangandaran Desak Gubernur Turun Tangan

Pegawai Proyek Masjid di Emplak Pangandaran Desak Gubernur Turun Tangan

Para pegawai proyek masjid di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran saat menyegel proyek bangunan masjid. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kekecewaan para pegawai proyek masjid di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran yang melakukan aksi penyegelan lantaran tidak dibayarkan gajihnya selama 2 bulan mendesak Gubernur Jabar turun tangan. Pasalnya, proyek tersebut merupakan program seribu masjid yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar sekitar Rp. 20 miliar.

Ujang, salah satu pegawai proyek, mengatakan, proses pembangunan masjid yang anggarannya cukup besar itu hingga saat ini progresnya baru mencapai 50 persen. Padahal, di daerah lain yang mendapatkan program yang sama sudah tahap finishing.

“Kita juga curiga ada apa ini. Apalagi material bangunan yang dibeli dari toko bangunan belum dibayar pemborong, begitu juga warung di sekitar proyek yang mencapai Rp. 120 juta,” kata Ujang kepada HR Online, Minggu (03/12/2017).

Sementara itu, Hendi, pegawai lainnya, meminta Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk turun tangan membereskan pembangunan serta persoalan yang ada di lapangan, seperti pembayaran yang belum dibayarkan baik kepada pegawai proyek, toko material maupun ke warung.

“Gubernur harus tegas, kalau bisa turun tangan agar pihak-pihak terkait seperti pemborong untuk segera menunaikan kewajibannya. Kita juga meminta kasus ini dimejahijaukan dan kita akan mogok kerja jika tidak dibayar,” pungkasnya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles