Rumah Pengusaha di Banjar Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta dan Emas 2 Ons Raib

Rumah Pengusaha di Banjar Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta dan Emas 2 Ons Raib

Anggota kepolisian Polresta Banjar, saat melakukan olah TKP di tempat kejadian perkara pencurian atau di rumah seorang pengusaha Didi Rustandi (60), di Lingkungan Jelat RT 1/RW 3, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (06/12/2017). Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Rumah seorang pengusaha show room mobil, Didi Rustandi (60), yang terletak di Lingkungan Jelat RT 1/RW 3, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, pagi tadi dibobol maling, Rabu (06/12/2017). Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan korban, aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB  saat rumahnya dalam keadaan kosong. Saat itu dirinya bersama istrinya tengah berada di Pasar Banjar.

“Ketika itu saya sedang di pasar bersama istri. Namun, ketika pulang saya kaget karena pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka dan rusak. Begitupun pintu kamar sudah rusak seperti bekas dicongkel,” terangnya.

Melihat hal itu, Didi pun lantas curiga bahwa rumahnya sudah kemasukan maling. Dan benar saja, ketika dia membuka pintu, ternyata seisi kamarnya sudah berantakan. Isi lemari pun berhamburan keluar serta kotak tempat menyimpan uang tunai serta perhiasan istrinya dalam keadaan terbuka dan kosong.

“Ketika membuka pintu kamar, saya sangat kaget lantaran seisi kamar sudah acak-acakan. Bahkan uang tunai sebanyak Rp. 52 juta dan emas seberat 2 ons raib digondol maling,” imbuhnya.

Dengan kejadian ini, kemudian dia melaporkan ke pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, anggota dari Reskrim Polres Banjar datang ke lokasi kejadian dan melakukan oleh TKP. Akibat peristiwa pencurian ini, korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 150 juta. Tidak ada satu orang pun yang mengetahui aksi pencurian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Jaya Sofyan saat di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap aksi pencurian tersebut.  “Dari kejadian pencurian ini kami belum mengetahui apakah ada keterlibatan orang dalam atau tidak. Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan,” katanya. (Hermanto/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles