Sepekan Tak Pulang ke Rumah, Perangkat Desa di Ciamis Ini Dinyatakan Hilang

Ade Endang Saripudin (26)

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ade Endang Saripudin (26), Bendahara Pemerintahan Desa Sukawening Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya. Sudah satu minggu, pria yang dikenal pendiam ini menghilang tidak diketahui keberadaannya.

Menurut Irfan, Perangkat Desa Pemdes Sukawening, yang merupakan teman sejawat Ade, pada Senin minggu lalu Ade dikabarkan pergi dari rumahnya. Padahal, kata dia, pada Senin pagi, Ade masuk kerja seperti biasa dan tidak menunjukan pertanda apapun. Namun, pada senin malamnya, menurut penjelasan dari orangtuanya, Ade pamitan pergi dari rumahnya dengan membawa tas, memakai kacamata dan jaket kulit berwarna hitam.

“Saat pergi dari rumahnya, Ade tidak bilang mau pergi kemana. Dikira orangtuanya, Ade pergi ke kantor desa untuk menyelesaikan pekerjaannya,” ujarnya, kepada HR Online,¬† Senin (11/12/2017)

Kini, kata Irfan, orangtuanya shok karena hingga saat ini keberadaan Ade belum diketahui rimbanya dan juga tidak ada kabar berita. “Pihak keluarga juga bingung Ade bisa nekad pergi seperti itu. Padahal, di rumahnya maupun di kantor desa, dia tidak ada masalah. Selama menjadi bendahara desa, Ade kerjanya bagus dan tidak ada masalah,” katanya.

Dihubungi terpisah, Edi, tetangga Ade, mengungkapkan, Ade merupakan sosok pemuda yang pendiam. Namun, dia memiliki kelebihan secara keilmuan dan aktif pada setiap kegiatan kemasyarakatan. Selain itu Ade pun tercatat sebagai mahasiswa Unigal Ciamis. Dari kelebihannya itu yang membuat Ade terpilih sebagai Bendahara Pemdes Sukawening.

Terkait menghilangnya Ade, Edi mengatakan, warga setempat awalnya tidak percaya. Namun, setelah satu minggu Ade tak kunjung pulang ke rumahnya, warga baru percaya. “Yang membuat warga tidak percaya karena memang Ade tidak punya masalah. Selama ini dia dikenal baik dan tidak pernah bermasalah dengan siapapun,” ujarnya.

Sementara menurut Paryaman, Perangkat Desa Pemdes Sukawening, setelah Ade dinyatakan hilang, pihak keluarga maupun Pemerintah desa sudah melaporkan ke Polsek Cipaku. ” Selain melapor ke polisi, pihak keluarga yang dibantu aparat desa dan masyarakat pun sudah melakukan pencarian untuk mencari keberadaan Ade. Namun, hingga saat ini belum membuahkan hasil,” ujarnya.

Sementara menurut Irfan, berdasarkan keterangan dari calon mertuanya, Ade sempat bercerita bahwa dia akan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berniat untuk menimba ilmu agama di pesantren “Dengan adanya ucapan itu, kami pun sempat mencarinya ke setiap pondok pesantren. Namun, tetap saja belum ditemukan,” pungkasnya. (Edji/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar