Soal Perum VBR di Pangandaran, Investor Ganti Manajemen

Perumahan VBR Jalan Raya Banjar-Pangandaran di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

H. Oting, penanggung jawab perumahan Villa Bukit Residence yang juga mantan Ketua REI se-Priangan Timur, mengatakan, proyek pembangunan perumahan tersebut tetap berjalan. Bahkan, nanti di pertengahan Desember 2017 sudah dimulai lagi dengan manajemen yang baru. Ia mengakui, manajemen sebelumnya memiliki kelemahan. Makanya ia langsung menggantinya dengan yang baru.

“Operasional proyek pembangunan perumahan VBR harus berjalan sampai tuntas. Sebab, lokasi ada di pihak perbankan yang mendukung dan konsumen yang masih bagus minatnya,” kata H. Oting saat dihubungi Koran HR melalui sambungan telepon, Minggu (03/12/2017) lalu.

Terkait masalah penyelesaian tanah, kata H. Oting, pihaknya mengakui masih ada yang belum diselesaikan dengan Kepala Desa Kedungwuluh, yakni pihaknya komitmen membayar dengan 1 unit mobil.

“Tidak ada penutupan oleh Pemdes maupaun masyarakat. Sebab, perizinan serta semuanya sudah ditempuh. Ini soal manajemennya saja yang lemah. Jadi wajar saja kalau investor mengganti manajemen dan SDM nya,” papar H. Oting lagi.

Dengan penggantian SDM dan manajemen, sambung H. Oting, dirinya sebagai investor bertujuan untuk menyelamatkan mereka di perbankan, termasuk nama baik manajemen di masyarakat Pangandaran.

“Nanti pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Manajemen dan SDM akan diganti supaya proyek tetap berjalan. Ini sudah tidak seirama. Sekarang penanam modal terjun langsung ke lapangan,” tegasnya.

Ia menilai, perumahan subsidi saat ini masih banyak diminati masyarakat. Di samping harga yang terjangkau, pihak pemerintah juga yang mematok subsidinya. Jadi, kata ia, saat ini ada pembangunan untuk komersil, tetapi hanya di bagian depan perumahan saja. 

“Saya baru saja bubar meeting dengan tim membahas proyek perumahan yang di Padaherang. Kita jarang ke Padaherang, karena saat ini konsen membenahi manajemen di internal terlebih dahulu. Untuk sementara, kantor pemasaran di dalam dulu,” pungkas H. Oting. 

Sementara itu, salah seorang wakil dari konsumen perumahan VBR, Nono, mengharapkan pembangunan segera berjalan kembali. Hal ini mengingat fasos dan fasum yang belum selesai. 

“Konsumen sudah banyak yang menempati perumahan tersebut. Jadi, alangkah baiknya infrastruktur penunjangnya segera dibereskan. Kasihan mereka yang sudah menempatinya,” ucap Nono. (Mad/Koran HR)

KOMENTAR ANDA