Cuaca Belum Stabil, Nelayan di Pangandaran Kurangi Aktifitas Melaut

Kondisi para nelayan yang tengah menambatkan perahunya di bibir pantai. Foto: Entang SR/HR 

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat para nelayan di Kabupaten Pangandaran terpaksa untuk sementara mengurangi aktivitas melaut lebih jauh dari bibir pantai. Pasalnya, gelombang laut di wilayah perairan selatan diprediksi ketinggiannya bisa mencapai 2 meter. 

Uus, salah satu nelayan Pangandaran, mengatakan, bahwa dirinya untuk sementara waktu menambatkan perahunya di bibir pantai daripada mengambil resiko ancaman gelombang laut yang belum stabil.

“Ya kita tunggu sampai cuacanya normal kembali. Soalnya kalau memaksa melaut, bahaya. Kalau pun melaut, itu juga tidak terlalu jauh dari bibir pantai,” jelasnya kepada HR Online, Selasa (23/01/2018).

Sementara itu, Kardinal, nelayan lainnya, juga mengatakan hal senada. Gelombang laut yang cukup tinggi saat ini berdampak pada hasil tangkapan ikan. Adapun aktifitas saat ini, kata Kardi, para nelayan lebih disibukkan membersihkan perahunya sambil menunggu cuaca normal kembali.

“Sebenarnya melaut sih bisa saja, akan tetapi perahu yang digunakan para nelayan tidak sebanding dengan gelombang yang tinggi. Soalnya perahu rata-rata terbuat dari fiber dan compreng. Jadi cukup bahaya kalau memaksakan,” katanya.

Adapun kondisi gelombang di bibir pantai, seperti di Pantai Barat maupun Pantai Timur Pangandaran, masih terpantau normal. Seperti yang diungkapkan Dodo Taryana, Ketua Balawista Pangandaran.

Menurutnya, meskipun kondisi di Pantai Pangandaran terbilang aman untuk melaksanakan aktifitas berenang, namun tetap menghimbau kepada para pengunjung untuk menggunakan alat bantu renang ketika berenang di pantai.

“Kami himbau kepada para pengunjung untuk mematuhi rambu-rambu laut yang sudah dipasang petugas,” tegasnya. (Ntang/R6/HR-Online) 

KOMENTAR ANDA