DPKPB Pangandaran Pasang Dua Alat Pendeteksi Bencana Alam

19/01/2018
DPKPB Pangandaran Pasang Dua Alat Pendeteksi Bencana Alam

Pemasangan alat pendeteksi bencana oleh petugas dari DPKPBD Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sebagai salah satu wilayah yang masuk dalam kategori rawan bencana alam, Kabupaten Pangandaran terus melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan berbagai alat canggih guna mendeteksi bencana.

Bukan hanya pendeteksi tsunami yang sudah ada, namun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) juga memasang alat pendeteksi banjir dan longsor di sejumlah tempat.

Kepala DPKPBD Pangandaran, Nana Ruhena, mengatakan, pihaknya baru-baru ini memasang alat pendeteksi longsor di Dusun Sangkanbawang, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih dan alat pendeteksi banjir di Desa Sukanagara Padaherang.

Alat tersebut, kata Nana, nantinya akan memberikan tanda atau aba-aba berupa sirine yang berbunyi saat kedua bencana tersebut datang.

“Alat pendeteksi longsor itu secara otomatis akan menginformasikan setiap terjadi pergeseran tanah, meskipun ukurannya mili meter. Kedua alat ini seharga Rp. 140 juta yang merupakan bantuan dari Bank Indonesia. Kami tidak meminta bantuan berupa uang, namun berupa alat,” jelasnya kepada HR Online beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, selain alat pendeteksi bencana, BI juga memberikan sumbangan untuk pembangunan saluran irigasi sebanyak Rp. 40 juta, perbaikan masjid di Dusun Sangkan Bawang Rp. 60 juta. Jika ditotal, bantuan yang diterima DPKPBD Pangandaran sebesar Rp. 240 juta.

“Atas nama pemerintah kami sangat berterima kasih kepada BI yang turut membantu dalam hal ini mengingat antisipasi dari bencana di Pangandaran sangat diperlukan,” pungkasnya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles