Festival Hadroh se-Jabar Meriahkan Harlah Hidayatus Sholawat ke-8 di Pangandaran

Pembukaan acara Festival Hadroh se-Jawa Barat dan Festival Rebana se-Kabupaten Pangandaran, yang digelar majelis Hidayatus Sholawat dalam rangka Harlah HS ke-8, di Aula Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. Photo: Istimewa.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Festival Hadroh se-Jawa Barat dan Festival Rebana se-Kabupaten Pangandaran, digelar di Aula Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (10/02/2018).

Acara tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan hari lahir majelis Hidayatus Sholawat (HS) ke-8 tahun. Sedangkan, untuk malam puncaknya akan diisi acara Majelis Pangandaran Bersholawat dengan menghadirkan Habib Umar Bafaqih dari Yogyakarta.

Pendiri yang juga pengasuh Hidayatus Sholawat (HS) Pangandaran, Imam Ibnu Hajr, mengatakan, selama kurun waktu 8 tahun, majelis HS telah mewarnai masyarakat Kabupaten Pangandaran dengan syiar sholawat yang dikemas melalui seni hadroh.

“Alhamdulillah, HS sudah melahirkan kader-kader muda yang mempunyai bakat minat di bidang seni hadroh. Hal itu untuk melestarikan seni warisan para waliyulloh yang pada waktu itu itu seni hadroh menjadi sarana menyebarkan agama Islam di Nusantara,” terangnya, kepada HR Online.

Lebih lanjut Imam Ibnu Hajr mengatakan, demi terjalinnya ukhuwah yang erat antar grup hadroh, maka dibentuklah kepengurusan Ikatan Seni Hadroh Indonesia (ISHARI) sebagai salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU).

HS sendiri termasuk salah satu pelopor dalam pembentukan ISHARI di Kabupaten Pangandaran. Meskipun sampai hari ini keberadaannya masih belum tersentuh oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Budaya dan Pariwisata.

“Namun, hal tersebut tidak menjadi sebuah kendala yang signifikan, karena kenyataannya kami masih bisa menjalankan rutinitas secara istiqomah dalam menjalankan syiar agama melalui sholawat Nabi,” katanya.

Pihaknya berharap, keberadaan ISHARI di Kabupaten Pangandaran dapat diperhatikan serta didukung sepenuhnya oleh semua elemen masyarakat. Pasalnya, misi ISHARI sangat jelas yakni memasyarakatkan sholawat dan mensholawatkan masyarakat.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang ikut perpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Harlah di tahun 2018 ini. Semoga Alloh memberikan pahala yang setimpal kepada para dermawan yang telah membantu terlaksananya acara ini,” ucap Imam Ibnu Hajr.

Sekretaris PCNU, sekaligus pembina ISHARI bagian dari BANOM NU, Subariyo, mengajak kepada semua umat muslim, khususnya yang ada di Kabupaten Pangandaran, untuk bersama-sama membumikan Sholawat. Karena dengan bersholawat negara akan bermartabat dan hidup pun akan maslahat,” tandas Subariyo. (Madlani/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar