Polisi China Pakai Kacamata Pintar untuk Deteksi Penjahat

Polisi di China menggunakan kacamata pintar Google Glass. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Lima tahun lalu, Google pernah memproduk kacamata pintar dengan nama Google Glass. Meskipun perangkat tersebut bisa dikatakan sebagai terobosan teknologi, namun ternyata bisa dikatakan gagal, sehingga dua tahun kemudian semenjak diluncurkan produksi Google Glass terpaksa dihentikan.  

Meski termasuk produk gagal, namun masih ada yang memakai Google Glass sampai saat ini, seperti di China. Di negara Tirai Bambu ini, perangkat kacamata pintar wajib dipakai oleh polisi.

Dilansir dari laman The Wall Street Journal, Google Glass yang dipakai oleh para polisi di China itu sudah dibekali dengan teknologi pengenal wajah.

Dengan adanya teknologi tersebut, polisi bisa mendeteksi warganya yang memakai kartu identitas palsu, serta bisa juga mengenali penjahat.

Memang tidak disebutkan cara kerja teknologi yang disematkan di kacamata pintar tersebut. Akan tetapi secara umum, cara kerjanya adalah kacamata pintar itu saat melihat orang yang lewat akan diambil wajahnya dari kamera yang ada di Google Glass.

Kemudian, foto yang diambil oleh kamera itu akan dicocokkan dengan yang ada di database dengan hitungan detik.

Walaupun cara tersebut sangat efisien, namun tidak sedikit yang menentang proses indentifikasi menggunakan kacamata pintar tersebut. Pasalnya, banyak yang berpendapat bahwa cara itu sangat melanggar privasi. Terlebih apabila orang yang terdeteksi oleh kacamata pintar penjahat, ternyata tidak melakukan kesalahan apapun. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar