SMK Kesehatan Ciamis, Beri Motivasi Siswa Lewat Kunjungan Industri

Para siswa SMK Kesehatan Ciamis saat mengunjungi ke PT Yakult dan PT Pocari Sweat Sukabumi. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Ciamis, yang beralamat di Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, melakukan kunjungan industri ke PT Yakult dan PT Pocari Sweat Sukabumi, Senin (05/02/2018).

Kunjungan industri tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan wawasan peserta didik terhadap dunia usaha yang bergerak di bidang kesehatan, khususnya mengenai analis kesehatan.

Kepala SMK Kesehatan Ciamis, Giri Sogiri, M.Pd, ketika ditemui Koran HR, Selasa (06/02/2018), menuturkan, pihaknya memiliki komitmen besar untuk meningkatkan wawasan peserta didik dalam bidang usaha.

Giri menjelaskan, kunjungan industri ke dua perusahaan besar tersebut dilakukan untuk memotivasi jiwa enterprenership peserta didik. Selain itu, juga untuk memberikan gambaran nyata dunia usaha bidang kesehatan. 

Selain itu, Giri juga berharap, lewat kunjungan industri tersebut peserta didik dapat mengetahui cara kerja, khususnya tentang analis kesehatan dalam bidang makanan. Dengan begitu, peserta didik mendapatkan pengalaman serta ilmu baru yang dilihat dan dirasakan langsung di lokasi kunjungan.

“Mereka bisa melihat cara orang bekerja di PT. Yakult dan PT.Pocari Sweat Sukabumi. Ini juga memotivasi mereka untuk berwirausaha,” katanya.

Diakui Giri, kurikulum yang diterapkan di SMK Kesehatan Ciamis harus menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha. Menurut dia, dunia kerja dan usaha tidak bisa dipisahkan dari program penyaluran lulusan.

Alif Saifurrohman, salah seorang peserta didik SMK Kesehatan Ciamis, ketika dimintai tanggapan, Selasa (06/02/2018), mengaku mendapatkan pengetahuan baru terkait analis kesehatan, khususnya terhadap minuman.

“Banyak pelajaran baru soal analis kesehatan, mulai dari pengenalan bahan, pemeriksaan, pengukuran, penetapan dan pengujuan bahan hingga proses produksi makanan dan minuman kesehatan,” katanya.

Menurut Alif, lewat kegiatan kunjungan industri itu juga dirinya mendapatkan wawasan baru mengenai tugas analis kesehatan makanan. (Heri/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar