Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita BanjarPetani Sawah Guludug Minta Pembinaan Dari Pemerintah

Petani Sawah Guludug Minta Pembinaan Dari Pemerintah

Banjar, (harapanrakyat.com),- Para petani sawah tadah hujan di wilayah Sumanding, Kec. Pataruman dan Pamongkoran, Kec. Banjar, berharap adanya pembinaan dari pihak pemerintah mengenai cara mengolah lahan sawah non-teknis yang baik.

Pasalnya, selama ini mereka belum pernah mendapatkan arahan atau penyuluhan dari pihak pemerintah yang datang secara langsung ke lapangan. Sehingga, para petani di kedua wilayah tersebut hanya bisa memanam padi dengan pengetahuan seadanya.

Seperti yang Suhendi ungkapkan, salah seorang petani, kepada HR, Senin (22/10). Ia mengatakan, saat ini sawah garapannya akan segera ditanami padi karena hujan sudah mulai turun.

“Saya berharap pada musim tanam sekarang ini ada petugas penyuluh dari instansi terkait yang turun tangan untuk memberikan arahan. Hal itu supaya petani tahu bagaimana cara-cara menanam padi terutama sawah tadah hujan, agar tidak lagi terjadi gagal panen. Misalnya masalah waktu tanam yang tepatnya itu kapan,” harapnya.

Suhendi mengatakan, sawah tadah hujan memang biasanya hanya bisa panen dua kali dalam setahun. Akan tetapi, untuk petani wilayah Sumanding dan Pamongkoran, cuma satu kali panen saja yang bisa sukses.

Harapan serupa juga Kusnaidi, petani lainnya ungkapkan. Ia mengaku, pada tahun lalu dirinya melakukan dua kali penanaman. Namun, musim tanam kedua tanaman, padinya mengalami gagal panen akibat kekeringan.

“Dengan demikian, selain ada pembinaan dari petugas penyuluh pertanian, kami juga berharap pemerintah membuatkan saluran irigasi. Bagaimanapun caranya itu, agar sawah kami di sini bisa panen tiga kali dalam setahun. Kalau dibiarkan saja seperti ini, maka petani akhirnya banyak yang menjual sawahnya. Saya tidak ingin areal pesawahan yang ada di Sumanding ini berubah menjadi bangunan,” kata Kusnaidi. (Eva)