Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita BanjarDarmadji: Harkitnas Momentum Pemersatu Membangun Banjar

Darmadji: Harkitnas Momentum Pemersatu Membangun Banjar

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-106 Tahun 2014 yang dilaksanakan di Taman Kota Lapang Bhakti Banjar, berlangsung khidmat. Foto: Nanang Supendi/HR

Banjar, (harapanarkyat.com),-

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-106 Tahun 2014, diharapkan mampu menjadi pemersatu seluruh unsur dan elemen masyarakat untuk terus semangat membangun daerah Kota Banjar khususnya, umumnya untuk bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Banjar, Drg. H. Darmadji Prawirasetia, M.Kes., dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Taman Kota Lapang Bhakti, Selasa (20/05/2014), yang diikuti oleh seluruh unsur muspida, seluruh pejabat di lingkup Pemkot Banjar, TNI/Polri, utusan organisasi dan siswa sekolah.

Menurutnya, Pemkot Banjar dalam menjalankan berbagai aspek pembangunannya harus disertai dukungan dan kontribusi dari masyarakat. saat ini masih banyak yang harus diperbaiki dan dibenahi untuk mencapai Kota Banjar yang lebih baik.

Sebab, perkembangan dan kemajuan suatu daerah dan bangsa tidak akan pernah tercapai bila tidak dilandasi dengan rasa persatuan yang kuat, saling membantu dan bekerjasama membangun daerah dan bangsa.

“Untuk itu, mari kita maknai Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, melalui kerja nyata dalam suasana keharmonisan dan kemajemukan bangsa,” kata Darmadji.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kerja nyata itu meliputi sejauhmana nilai nasionalisme ditanamkan dalam kekinian kita, bukan lagi berpikiran romantisme, tapi harus dengan pola pikir cerdas dan selaras tuntunan jaman untuk menuju Indonesia baru.

Kemudian, adanya keinginan keharmonisan bermasyarakat untuk kekuatan menuju cita-cita nasional, sehingga tercermin bagaimana cipta, karsa dan karya harus tumbuh. Memberikan rujukan kemajemukan menjadi kekuatan, dimana saat ini fenomena kemajemukan mengalami penurunan akibat dinamika modernisasi kebangsaan.

“Kemajemukan suku bangsa diikuti oleh perbedaan pandangan politik yang semakin menghangat di tahun politik, mempengaruhi dan sedikit menggerus jiwa nasionalisme masyarakat secara nasional. Maka diharapkan momentum Kebangkitan Nasional kembali menjadi momentum mempersatukan masyarakat dan bangsa,” tandasnya. (Nanks/Koran-HR)

- Advertisment -