Senin, Mei 16, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariDi Ciamis, Mobil Sedan Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter

Di Ciamis, Mobil Sedan Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter

Sebuah mobil sedan dengan plat nomor KT 1418 LK, terjun bebas ke Sungai Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, setelah sebelumnya menghantam tiang jembatan, Senin (12/05/2014). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebuah mobil sarat penumpang terjun bebas ke Sungai Kawasen sedalam 10 meter, di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Senin (12/05/2014), sekitar pukul 05. 30 WIB. Beruntung, seorang bayi yang masih berusia 4 bulan dan balita umur 4 tahun selamat dari maut.

Dari informasi yang dihimpun HR, mobil yang terjun ke sungai itu diketahui jenis sedan dengan plat nomor KT 1418 LK yang dikemudikan oleh Eko, warga Kalimantan. Setelah terjun bebas ke sungai, kondisi mobil tersebut tampak rusak parah. Beruntung, seluruh penumpangnya selamat dan hanya mengalami luka ringan, termasuk seorang bayi laki-laki yang baru berusia 4 bulan lolos dari maut.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, mobil yang berisi rombongan keluarga ini, khendak berwisata ke Pantai Pangandaran. Namun, saat berada di jalan tikungan tajam, tiba-tiba mobil menghantam pagar pembatas jembatan hingga akhirnya terjun ke sungai. Diduga saat mengemudi sopir dalam kondisi mengantuk.

Yani, penumpang mobil, mengatakan, saat itu dirinya tengah tertidur pulas di dalam mobil. Tiba-tiba mobil yang ditumpanginya menghantam pembatas jembatan. “ Saking kerasnya mobil menghantam jembatan, membuat mobil kami terjun ke dasar sungai. Kami panik namun akhirnya bisa selamat,” ujarnya.

Menurut Yeni, ketika kecelakaan terjadi, dia langsung mengecek keberadaan bayi 4 bulan dan seorang balita umur 4 tahun yang ikut dalam rombongan mobil tersebut. “ Alhamdulilah, kedua cucu saya pun selamat, malah tidak mengalami luka sama sekali, “ ujarnya.

Kini rombongan mobil naas itu sudah dievakuasi ke rumah warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Petugas Lantas Polsek Banjarsari, terpaksa harus mendatangkan mobil derek untuk mengevekuasi bangkai mobil dari dasar sungai. Meski sempat kesulitan, namun mobil akhirnya bisa diangkat ke permukaan. (Ntang/R2/HR-Online)

- Advertisment -