Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariIni Alasan Dua Sejoli di Ciamis Curi Rp. 20 Juta dari Brangkas...

Ini Alasan Dua Sejoli di Ciamis Curi Rp. 20 Juta dari Brangkas Toko

NY (19) dan calon suaminya SR (24), tengah berbincang di sel tahanan Mapolsek Banjarsari. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian brangkas di toko PD Anugrah Jaya. Foto: Andri/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Maksud ingin meminang calon istri, tapi tak punya modal, membuat pemuda pengangguran berinisial SR (24), warga Dusun Sindanglaya, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis ini, lantas berpikir sempit. Saking ngebetnya ingin melamar calon istri, akhirnya muncul ide jahat dipikiran pemuda tersebut.

Namun, dia pun tidak mau mengambil resiko sendirian. Akhirnya, dia mendesak YN (19), yang tak lain adalah calon istrinya, untuk melakukan aksi kejahatan demi mendapat uang besar dengan cara mudah.

Ide pun muncul. YN, yang bekerja sebagai kasir di toko peralatan rumah tangga PD Anugrah Jaya, di Dusun Sindanglaya, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, dijadikan tangga untuk mendapatkan uang tersebut. YN diajak kerjasama untuk melakukan pencurian uang di tempat kerjanya. Awalnya, YN sempat menolak, karena tidak mau mengkhianati majikannya.

Namun, karena desakan calon suami, akhirnya YN menyanggupi untuk membantu aksi kejahatan tersebut. Ketika sudah sepakat, rencana pun kemudian dirancang.

SR dan YN membagi-bagi tugas untuk memuluskan aksi pencuriannya. YN, bertugas membukakan pintu masuk ke dalam toko dan menunjukan tempat brangkas berisi uang disimpan. Sementara SR menjadi eksekutor. Aksinya pun mulus, SR tanpa susah payah membobol isi brangkas. Alhasil, mereka pun berhasil menggondolong uang sebesar Rp. 20 juta. Aksi pencurian itu terjadi pada tanggal 29 April 2014.

Ketika sudah mendapat uang dengan jumlah besar, keduanya pun kemudian berpesta. YN, yang kepalang sudah jatuh cinta kepada pemuda pengangguran itu, kemudian mengajak ke rumah orang tuanya di Banyumas.

Biar tampak seperti seorang pemuda mandiri, SR pun langsung membeli motor Suzuki Satria sebelum berangkat ke Banyumas. Tak hanya itu, sebagai tanda cinta kepada YN, SR pun membelikan handphone blackberry dan membeli barang-barang lainnya untuk persiapan menikah.

Ketika berada di Banyumas, SR juga membelikan pakaian untuk calon mertua dan beberepa keluarga calon istrinya. Meski seluruh uang itu dari hasil mencuri, tetapi SR telah berhasil memikat keluarga calon istrinya.

Hari pun berlalu. Setelah keduanya selesai melakukan plesiran ke Banyumas, kemudian kembali lagi ke Banjarsari. Polisi yang sudah mendapat pengaduan dari pemilik Toko Anugrah Jaya, bahwa telah terjadi aksi pencurian, kemudian melakukan penyelidikan.

Upaya polisi dalam melacak siapa pelaku pembobol brangkas toko PD Anugrah Jaya, akhirnya membuahkan hasil. Berdasarkan bukti-bukti dari hasil penyelidikan, tampaknya identitas pelaku mengarah kepada dua pasangan sejoli tersebut.

Polisi kemudian bergerak ke rumah SR, di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Sabtu (24/05/2014). Saat dibekuk, SR menyerah tanpa melakukan perlawanan. Polisi pun kemudian menggiring SR ke Mapolsek Banjarsari.

Saat diperiksa penyidik di Mapolsek Banjarsari, SR mengakui perbuatanya. Dia mengaku telah menggasak uang di brangkas toko PD Anugrah Jaya.

Menurut pengakuan SR di hadapan penyidik, saat melakukan aksi pencurian, dirinya masuk ke toko tersebut melalui pintu belakang yang saat itu memang sudah dibukakan oleh YN. Ketika menggasak uang, dia pun tidak perlu susah payah mencari brangkas, karena saat itu ditunjukan sekaligus didampingi sang calon istri.

Dengan menggunakan kunci leter T, kata SR, dirinya dengan mudah membobol brangkas dan kemudian berhasil menggondol uang sebesar Rp. 20 juta.

SR pun mengakui bahwa uang dari hasil curian itu langsung digunakan untuk membeli sejumlah barang, diantaranya membeli motor, HP Blackberry dan membelikan pakaian untuk keluarga calon istrinya. “Namun, ada uang sebesar Rp. 4 juta dikasihkan kepada ibu saya,” ujarnya, di Mapolsek Banjarsari, Minggu (25/05/2014).

Di tempat yang sama, YN mengaku dirinya melakukan pencurian di tempat kerjanya karena sebelumnya ada desakan dari calon suaminya, SR. Selain itu, dia pun mengaku karena terhimpit masalah ekonomi. “Gaji saya sebulan cuma Rp. 600 ribu,” katanya sembari menambahkan dirinya juga ingin sekali memiliki HP Blackberry dan sepeda motor.

Namun demikian, lanjut YN, dirinya pun menyesal telah melakukan perbuatan kejahatan. Meski mengaku pasrah, dia pun berharap maaf dari sang majikannya.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, Aipda Syakur, SH, mengatakan, pihaknya pun  berhasil menangkap NY (19) yang tak lain adalah pacar SR, di tempat berbeda. ”Kami sudah menetapkan keduanya sebagai tersangka. Kini kami tengah melakukan pendalaman dengan terus melakukan pemeriksan terhadap tersangka,” ujarnya, di Mapolsek Banjarsari, Minggu (25/05/2014).

Syakur menambahkan, pihaknya masih menunggu pihak korban (pemilik toko) untuk dimintai keterangannya. ”Sementara dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti, seperti sepeda motor, HP dan kunci leter T,” ujarnya.

Kedua tersangka, kata Syakur, terancam dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3,4,& 5 KUHP tentang pecurian dan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal selama 7 tahun. (Andri/Koran-HR)

- Advertisment -