Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariNgeri! Oknum Guru di Ciamis Hajar 15 Siswanya Pakai Sepatu

Ngeri! Oknum Guru di Ciamis Hajar 15 Siswanya Pakai Sepatu

Inilah ruangan kelas saat oknum guru MTs Negeri Lakbok berinisial WS, menghukum 15 siswanya dengan melakukan pemukulan menggunaka sepatunya. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kekerasan terhadap siswa kembali terjadi. Kali ini, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, seorang oknum guru MTs Negeri Lakbok, Kecamatan Lakbok, memukul 15 siswanya menggunakan sepatu lantaran tidak berada di kelas saat ulangan harian tengah berlangsung. Akibat aksi brutal sang guru, membuat 3 siswa dari 15 siswa yang dipukul, kini mengalami sakit di bagian matanya.

Kontan saja, aksi kekerasan sang guru itu mendapat kecaman dari orang tua siswa. Pekan kemarin, sejumlah orang tua siswa mengadukan peristiwa kekerasan itu kepada kepala sekolah. Mereka meminta oknum guru berinisial WS itu diberi sanksi dan dimutasikan dari sekolah tersebut.

Michel (14), siswa yang menjadi korban pemukulan, mengatakan, peristiwa kekerasan itu bermula saat mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). WS sebagai guru mata pelajaran tersebut, saat itu meminta kepada siswanya untuk belajar sebelum ulangan harian dimulai dan diberi waktu selama 10 menit.

Namun, beberapa orang siswa malah keluar kelas untuk ke kamar mandi dan ada sebagian lagi pergi ke kantin. Ketika WS kembali ke kelas, ternyata ruangan malah gaduh dan diketahui beberapa siswanya ada yang meninggalkan kelas.

“Dari situ Pak WS emosi dan marah besar. Kemudian dia memerintahkan kepada seluruh siswa laki-laki untuk berbaris di depan kelas. Tanpa disangka, ternyata Pak WS melepaskan sepatu dan kemudian dihantamkan ke wajah siswa yang berbaris, “ kata Michel, kepada HR, Rabu (07/05/2014).

Menurut Michel, masing-masing siswa mendapat hajaran dari sang guru dengan sepatunya rata-rata 3 kali. “Malah ada yang sampai dipukul 4 kali. Dan ada beberapa siswa yang matanya sakit akibat pukulan tersebut,“ ujarnya. Dia pun mengaku dirinya meringis kesakitan setelah mendapat hantaman sepatu sang guru. (Ntang/R2/HR-Online)

- Advertisment -