Pasar Muktisari Akan Disulap Jadi Terminal Agro Banjar

Lokasi yang akan dijadikan tempat untuk membangun Pasar Muktisari dan Terminal Agro. Photo: Nanang Supendi/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekaligus pengembangan kemajuan di wilayah Kecamatan Langensari sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Pemerintah Kota Banjar merencanakan pada anggaran tahun 2015 akan merevitalisasi Pasar Muktisari, dan membangun pasar/terminal agro.

Pelaksanaan pembangunan revitalisasi Pasar Muktisari rencananya akan direlokasi ke area kantor Kelurahan Muktisari dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Langensari sampai mengarah ke sebelah Barat, yakni sekitar SD, SMP PGRI dan Lapang Sepakbola Sangga Buana Muktisari.

Selain itu, di lokasi tersebut juga akan dibangun pasar/terminal agro, sehingga Pasar Muktisari akan berdampingan dengan pasar/terminal agro. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, Sukirman, Senin (05/05/2104).

“Setelah berkoordinasi dengan Bapeda Kota Banjar, tahun 2014 ini kita lagi proses perencaanaan, yang di dalamnya pemetaan tempat dan penganggaran. Kemudian dibuat proposal yang akan diajukan melalui APBD Provinsi dan APBN,” ujar Sukirman.

Lanjutnya, dalam perencanaan pembangunannya itu diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp.17 milyar. Pihaknya berharap, program tersebut bisa direalisasikan dan dimulai pada tahun 2015 mendatang.

“Sebelum ke arah pelaksanaan pembangunan, terlebih dahulu antara kami instasi terkait, pedagang dan pihak pengembang akan berkumpul, karena status kepemilikan asset bangunan pasar yang ada sekarang belum jelas. Kalau menurut pengakuan warga pasar, mereka sudah lunas bayar. Tapi pernyataan dari pengembang, warga pasar belum lunas. Nah ini kan harus jelas dulu, dengan duduk bersama berfikir bijak untuk kemajuan semua,” kata Sukirman.

Sementara itu, menurut Kasie. Bina Pasar Disperindagkop Kota Banjar, Neneng, menyebutkan, bahwa luas lahan untuk pembangunan pasar baru bisa dipetakan dan tersedia 2 hektare.

“Lebih luas lebih bagus. Setidaknya bukan hanya merevitalisasi Pasar Muktisari dan membangun terminal agro saja, tapi kalau lahannya menunjang, kenapa tidak sekalian dibangun pergudangan agro. Kemudian untuk bangunan kantor Kelurahan Muktisari, BPP dan Sekolahan sebaliknya akan dipindahkan ke tempat awal Pasar Muktisari. Pasar Muktisari juga nantinya harus menjadi pasar harian,” kata Neneng. (Nanks/Koran-HR).