Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita CiamisWabup Ciamis Resmikan Mesjid di Sebuah Kampung Terisolir

Wabup Ciamis Resmikan Mesjid di Sebuah Kampung Terisolir

Wakil Bupati Ciamis, Jeje Wiradinata, saat melakukan peletakan bata pertama tanda dimulainya pembangunan mesjid, di komplek Pesantren Daarul Hikam, di Kampung Legok, Dusun Gunungsari, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Sabtu (24/05/2014). Foto: Subagja Hamara/HR
Wakil Bupati Ciamis, Jeje Wiradinata, saat melakukan peletakan bata pertama tanda dimulainya pembangunan mesjid, di komplek Pesantren Daarul Hikam, di Kampung Legok, Dusun Gunungsari, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Sabtu (24/05/2014). Foto: Subagja Hamara/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Bupati Ciamis, Jeje Wiradinata, mengapresiasi langkah Ketua Forum Mubaligh Ciamis (Formuci), Ust. Dede Surachman, yang memiliki ide mendirikan sebuah pondok pesantren di kawasan perkampungan terisolir. Menurutnya, sebuah pesantren memang cocok berdiri di kawasan yang jauh dari keramaian.

“Kampung Legok ini masih asri, karena terdapat banyak pohon besar dan jauh dari pusat keramaian. Memang cocok pesantren berdiri di daerah sejuk dan rindang seperti ini, agar para santri khusuk dalam menimba ilmu agama,“ ujar Jeje, usai acara peletakan bata pertama pembangunan mesjid, di komplek Pesantren Daarul Hikam, di Kampung Legok, Dusun Gunungsari, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Sabtu (24/05/2014).

Menurut Jeje, dengan banyaknya berdiri pesantren baru di Ciamis, diharapkan dapat meningkatkan kegiatan syiar dakwah islam di tengah-tengah masyarakat. “Pesantren juga telah memberikan kontribusi dalam mencetak manusia yang berakhlak mulia. Karenanya, kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan, baik yang diselanggarakan di pesantren maupun di masyarakat, “ ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Hikam, Ust. Dede Surachman, mengucapkan terima-kasih atas kunjungan Wakil Bupati Ciamis yang telah meresmikan tanda dimulainya pembangunan mesjid di pesantrennya.

“Kami sengaja mengundang para pemangku kebijakan di Ciamis untuk meresmikan proses pembangunan di pesantren ini. Selain dalam rangka silaturahmi, juga agar para pemangku kebijakan bisa melihat langsung bahwa di Kecamatan Ciamis, yang tak jauh dari pusat kota, masih ada sebuah kampung yang terisolir, “ ujarnya.

Menurut Ust. Dede, infrastruktur di Kampung Legok, benar-benar harus mendapat sentuhan dari pemerintah. Selain akses menuju kampung tersebut masih melalui jalan kecil menurun dan berkelok, juga penduduk setempat pun belum memiliki jaringan penerangan listrik. “Untuk memenuhi kebutuhan listrik, penduduk di sini terpaksa harus numpang listrik ke penduduk yang berada di kampung sebelah,” imbuhnya.

Disamping itu, kata Dede, penduduk Kampung Legok pun membutuhkan akses jalan yang memadai. Juga perlu dibangun jembatan yang menghubungkan dengan Desa Gegempalan, Kecamatan Cikoneng.

“Meskipun kampung ini masih terisolir, namun di sini terdapat sebuah situs keramat yang banyak dikunjungi para peziarah, baik dari sekitar Ciamis maupun dari luar daerah, “ katanya.

Apabila akses jalan dan jembatan yang memadai sudah dibangun, sambung Dede, situs keramat tersebut nantinya bisa dikembangkan menjadi objek wisata religi. “Di situs ini terdapat makam Syeh Abu Syahar, seorang Kyai dari Kerajaan Mataram. Situs ini sudah terkenal sampai ke luar daerah. Namun, karena situs ini tidak mendapat sentuhan pemerintah, akhirnya pamornya kalah oleh situs lainnya di Ciamis,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Jeje mengatakan, pihaknya akan mencoba memasukan usulan pada pembahasan perubahan anggaran tahun ini untuk mengakomodir pembangunan jalan dan jembatan di Kampung Legok. “ Dalam pembahasan anggaran nanti kita lihat dulu kemampuan anggaran Pemkab Ciamis. Tetapi, mudah-mudahan pembangunannya bisa diakomodir tahun ini,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, Kampung Legok berada di sebuah lembah yang tak jauh dari pertemuan Sungai Cintanduy dan Sungai Cireong. Untuk masuk ke kampung ini, harus melewati akses jalan kecil yang menurun dan berkelok. (Bgj/Koran-HR)

- Advertisment -