Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita PangandaranPangandaran Dievaluasi, Presidium Mangaku Khawatir

Pangandaran Dievaluasi, Presidium Mangaku Khawatir

Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman, mengaku khawatir Pangandaran mendapat penilaian buruk dalam evaluasi satu tahun setelah menjadi daerah otonom baru. Pasalnya, saat tim evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berkunjung ke Pangandaran, pekan lalu, belum ada perubahan yang berarti pasca dimekarkan.

“Kami sebagai tokoh pergerakan pemekaran merasa khawatir setelah mendengar tim evaluasi Kemendagri sudah turun ke Pangandaran. Karena bisa kita lihat, belum ada perubahan secara kasat mata di Pangandaran setelah dimekarkan, “ katanya, kepada HR, Selasa (24/06/2014).

Supratman mengatakan, mestinya proyek pembangunan di Kabupaten Pangandaran saat ini sudah berjalan. Jika proyek sudah berjalan, mungkin saat tim Kemendagri pekan lalu berkunjung ke Pangandaran, sudah tampak ada perubahan. “Karena pelaksanaan proyek pembangunan molor, akhirnya belum tampak ada perubahan, “ ujarnya.

Supratman menilai faktor kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Pangandaran yang belum berjalan dengan baik, yangn menjadi penyebab lambatnya pelaksanaan proyek pembangunan. Karena, menurut dia, saat ini banyak jabatan diisi oleh pejabat yang bukan ahlinya.

“Saat mutasi dan rotasi pejabat terakhir, saya pernah sampaikan kritik bahwa banyak jabatan strategis di Pemkab Pangandaran yang diisi oleh orang bukan ahlinya. Nah, sekarang terbukti, banyak program yang belum berjalan,” ujarnya.

Supratman menegaskan, apabila hasil evaluasi terhadap Kabupaten Pangandaran mendapat skor atau nilai buruk, maka pihaknya akan meminta agar hasil tersebut jangan berpengaruh terhadap status Pangandaran.

“Kita akan meminta hasil evaluasi yang memuat sanksi penggabungan kembali ke kabupaten induk jangan diterapkan saat ini. Tetapi nanti setelah terpilih Bupati definitif. Karena jika sanksi itu dijatuhkan saat ini, tentunya tidak fair, karena saat ini masih dalam pemerintahan transisi, “ ujarnya.

Namun demikian, Supratman menegaskan, apapun hasil evaluasi nanti, harus menjadi cambuk kepada seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Pangandaran, untuk meningkatkan kinerjanya dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Perlu diingat bahwa pemerintahan di Pangandaran saat ini masih dalam tahap evaluasi. Jadi, seluruh aparatur harus bersungguh-sungguh dalam membangun Pangandaran. Karena jangan sampai perjuangan kami nantinya sia-sia, “ tandasnya. (Mad/Koran-HR)

- Advertisment -