Sabtu, Mei 10, 2025
BerandaBerita PangandaranTugu Bersejarah di Mangunjaya Pangandaran Kurang Terawat

Tugu Bersejarah di Mangunjaya Pangandaran Kurang Terawat

Situs tugu perbatasan Kabupaten Tasikmalaya yang dibangun tahun 1925-1935 di RT.01/1, Dusun Bantarlowa, Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Foto: Andri/HR

Mangunjaya, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan situs tugu perbatasan Kabupaten Tasikmalaya yang dibangun tahun 1925-1935 di RT.01/1, Dusun Bantarlowa, Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, luput dari perhatian pemerintah.

Selama ini, situs yang berdiri di atas tanah milik Kartim (50), salah seorang warga, hanya dipelihara oleh masyarakat setempat. Padahal, jika pemerintah memberikan perhatian untuk perawatan sekaligus pengelolaannya, tidak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu tujuan wisatawan yang akan ke Pangandaran.

Menurut Kartim, seharusnya situs-situs seperti itu dimasukan dalam data Dinas Pariwisata atau Kebudayan, agar keberadaannya tetap terjaga karena sarat dengan sejarah. Seperti yang terlihat adanya tulisan pada tugu tersebut yakni Pangeling-ngeling Diboekbokna Rawa Lakbok Kidoel, dan ditandatangani Bupati Tasikmalaya tahun 1925-1935, Kasama Kangdjeng R.A.A Wiratanoeningrat, O.O.N.G.S.G.G.ST.

“Situs seperti ini jangan sampai rusak apa lagi hilang. Kalau rusak atau hilang, nanti anak-anak cucu kita tidak akan tahu sejarah yang ada di lingkungannya sendiri. Jadi jangan cuma cerita saja bahwa di kampung ini dulunya masuk ke Kabupaten Tasikmalaya, tapi alangkah baiknya kalau ada ciri atau tanda peninggalannya,” tutur Kartim, kepada HR, Selasa (17/06/2014).

Pendapat serupa juga diungkapkan Karjun (70), warga RT.03/1, Dusun Bantarlowa, Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangadaran. Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, agar situs tugu perbatasan itu dijaga kelestariannya, karena termasuk salah satu peninggalan bersejarah bagi kekabupatenan.

“Sudah sepantasnya pemerintah kabupaten melestarikan situs-situs atau tempat-tempat bersejarah yang ada di wilayahnya sendiri. Bahkan, alangkah baiknya situs-situs bersejarah itu dimasukan pada program sekolah. Jangan sampai tidak tahu sejarah kabupatennya sendiri,” harap Karjun. (Andri/Koran-HR)

Penemuan Fosil Ahvaytum Bahndooiveche,  Membuka Babak Baru dalam Pemahaman Evolusi Dinosaurus

Penemuan Fosil Ahvaytum Bahndooiveche, Membuka Babak Baru dalam Pemahaman Evolusi Dinosaurus

Penemuan fosil Ahvaytum bahndooiveche di Amerika Serikat berhasil menjadi temuan penting dalam paleontologi modern. Fosil dinosaurus tersebut diperkirakan telah berusia sekitar 230 juta tahun....
Komisi D DPRD Ciamis Minta Sekolah Patuhi Surat Edaran Gubernur

Komisi D DPRD Ciamis Minta Sekolah Patuhi Surat Edaran Gubernur

harapanrakyat.com,- Komisi D DPRD Ciamis, Jawa Barat, beberapa hari kemarin melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah satuan pendidikan atau sekolah, menindaklanjuti adanya Surat Edaran Gubernur...
BMW R 1300 RT, Moge Touring BMW Naik Level

R 1300 RT, Moge Touring BMW Naik Level

BMW Motorrad kembali membuktikan komitmennya di segmen motor touring premium dengan meluncurkan BMW R 1300 RT terbaru. Sebagai penerus dari R 1250 RT, motor...
Upacara Adat Babarit, Tradisi Penuh Makna dari Kuningan Jawa Barat

Upacara Adat Babarit, Tradisi Penuh Makna dari Kuningan

Bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, upacara adat Babarit tentu sudah tidak asing lagi. Babarit telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial serta spiritual masyarakat...
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Pangandaran Sita Puluhan Botol Minuman Keras Berbagai Merek

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Pangandaran Sita Puluhan Botol Minuman Keras Berbagai Merek

harapanrakyat.com,- Polres Pangandaran menyita puluhan botol minuman keras (Miras) ilegal dari berbagai merek, dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Jumat (9/5/2025) malam. Menurut Kasat...
Sempat Jadi Bulan-bulanan Warga, Polres Sumedang Ringkus 4 Pelaku Curas Bermodus COD

Sempat Jadi Bulan-bulanan Warga, Polres Sumedang Ringkus 4 Pelaku Curas Bermodus COD

harapanrakyat.com,- Unit Reskrim Polsek Cimalaka Polres Sumedang, Jawa Barat berhasil meringkus empat orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) modus COD, Kamis (8/5/2025) malam.  Dari video...