Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita CiamisYPG: Pengunduran Rektor Tak Pengaruhi Akreditasi Unigal Ciamis

YPG: Pengunduran Rektor Tak Pengaruhi Akreditasi Unigal Ciamis

Kampus Unigal Ciamis. Foto: Dokumentasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pengunduran diri Prof. DR. Suherli Kusmana, M.PD, dari jabatan Rektor Universitas Galuh (Unigal) belum lama ini, dianggap tidak akan berdampak negatif terhadap status akreditasi Kampus Unigal.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I Yayasan Pendidikan Galuh (YPG), Yagus Triana, ketika ditemui Redaksi HR, Sabtu (31/5/2014). Menurut dia, Prof. Suherli hanya diberhentikan dari jabatan Rektor, bukan dari guru besar dan Dosen Bahasa Indonesia.

“Beliau (Suherli) kita berhentikan dari jabatan Rektor. Saat ini, status yang bersangkutan masih guru besar dan dosen di Program Studi Bahasa Indonesia,” katanya.

Yagus juga membantah pengunduran diri Prof. Suherli dari status Dosen Unigal. Sampai saat ini Yayasan belum mendengar kabar itu. Bahkan belum menerima pernyataan resmi terkait pengunduran diri Prof. Suherli dari status Dosen Unigal.

Namun demikian, lanjut Yagus, seandainya Prof. Suherli mengundurkan diri dari dosen Unigal, Yayasan tidak bisa menahan ataupun melarangnya. Bagi Yayasan, hal itu merupakan hak pribadi Prof. Suherli sebagai seorang dosen.

Saat disinggung soal status Prof. Suherli sebagai Guru Besar, Yagus menilai, akreditasi kampus Unigal tidak bergantung pada status Guru Besar seseorang. Meski begitu, dia mengakui adanya anjuran agar setiap Program Studi memilikinya (Guru Besar).

“Bagi kita (Yayasan), akreditasi itu berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran saja,” katanya.

Faktanya, kata Yagus, banyak Guru Besar justru sibuk dengan kegiatan di luaran, ketimbang mengajar di kampus. Bahkan, terkait dengan pembelajaran mahasiswa, tidak jarang Guru Besar menugaskannya kepada asisten dosen.

“Jadi yang paling penting adalah, sebenarnya, bagaimana konstribusi Guru Besar dalam pembelajaran,’ ucapnya.

Daftar Calon Rektor Definitif Belum Pasti

Calon Rektor Universitas Galuh (Unigal) definitif sampai saat ini belum bisa dipastikan. Bahkan, H. Yat Rospia Brata, MSi, yang saat ini ditunjuk sebagai Pejabat (Pj) Rektor Unigal juga belum bisa dipastikan bakal menjadi Rektor definitif.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I YPG Ciamis, Yagus Triana. Dia mengaku, pihaknya belum bisa memastikan siapa saja yang akan dicalonkan menjadi Rektor Unigal. “Bila merujuk aturan, justru saya juga sudah memenuhi syarat untuk menjadi Rektor, karena pernah jadi Lektor Kepala,” ucapnya seraya bercanda.

Yagus menjelaskan, salah satu syarat untuk menjadi Rektor, adalah pernah menjadi Lektor Kepala. Siapapun dosen di Unigal yang pernah menjabatnya, bisa mencalonkan diri untuk menjadi kandidat Rektor.

Melihat kondisi itu, kata Yagus, banyak dosen di Unigal yang sudah memenuhi persyaratan tersebut. Tapi Yayasan memiliki penilaian, jabatan Rektor sebaiknya dipegang oleh seseorang yang memiliki pengalaman dalam hal manajemen. Selain itu, ada mekanisme yang mengatur untuk memilih Rektor.

“Kalau soal syarat itu (Lektor Kepala), banyak dosen yang sudah memenuhinya. Tapi kami (Yayasan) lebih menitik beratkan kepada mereka (siapapun) yang memiliki pengalaman,” katanya. (Deni/Koran-HR)

- Advertisment -