Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita BanjarDi Banjar, Dimyati Akui Jokowi-Kalla Kalah Tipis

Di Banjar, Dimyati Akui Jokowi-Kalla Kalah Tipis

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Kota Banjar, H. Akhmad Dimyati.

Banjar, (harapanrakyat),-

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Hatta di Kota Banjar, Jawa Barat, H. Akhmad Dimyati, mengakui bahwa di Kota Banjar pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK kalah tipis dari pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta.

Hal itu dikatakan Dimyani kepada HR, saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kota Banjar, Jl. Kapten Jamhur, Rabu petang (09/07/2014).

Menurut versi data yang dimilikinya, sampai saat ini, Jokowi-JK memperoleh suara sekitar 48%, sedangkan Prabowo-Hatta 52% suara. “Jadi kita hanya kalah selisih tipis saja. Di tiga kecamatan yaitu Pataruman, Banjar dan Purwaharja, kita kalah, sementara di Kecamatan Langensari Jokowi-Kalla unggul,” ujarnya.

Meski begitu, Dimyati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Banjar yang telah memberikan dukungan suaranya kepada pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK.

“Dan terima kasih pula atas kekompakannya selama ini telah bersama bahu-membahu bekerja mensukseskannya,” kata Dimyati, didampingi Nana Suryana, Wakil DPRD Kota Banjar dari Fraksi PDIP.

Namun demikian, dirinya akan menghormati dan menerima hasil perolehan suara Pilpres di Kota Banjar secara legowo. Kemudian, kepada aparatur terkait mohon bisa mengawal sampai penghitungan secara resmi di KPUD, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar obyektif.

“Dan yang terakhir, atas pelanggaran Pilpres yang ditemukan tim kami oleh para saksi Jokowi-Kalla, yaitu di Desa Kujangsari dan Kelurahan Bojongkantong Tim Prabowo-Hatta ketahuan membagi-bagikan sembako. Saya minta kepada aparat keamanan dari kepolisian juga pihak Panwaslu agar diselesaikan sebaik-baiknya dan diusut secara tuntas, tentunya ya seadil-adilnya. Sehingga Pilpres ini memperoleh hasil yang bisa diterima oleh rakyat Kota Banjar,” ujarnya.

Dimyati mengaku, pihak kepolisian telah menghubungi dirinya dan meminta jangan dulu melakukan demo. Dia pun berjanji, tim pemenangan dan relawan tidak akan melakukan demo, dengan catatan temuan yang dilaporkan pihaknya harus diusut secara tuntas dan seadil-adilnya. (Nanks/R3/HR-Online)

- Advertisment -