Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita BanjarDi Banjar, Gara-Gara Piutang Seorang Bocah Diculik Tetangganya

Di Banjar, Gara-Gara Piutang Seorang Bocah Diculik Tetangganya

Rizki Bagaskara (8), anak pasangan dari Maman Sutarman (39) dan Ersih Sukaesih (34), warga Lingkungan Sukarame, RT 02 RW 14, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Photo : Dokumentasi Keluarga

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Rizki Bagaskara (8), anak pasangan dari Maman Sutarman (39) dan Ersih Sukaesih (34), warga Lingkungan Sukarame, RT 02 RW 14, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jum’at pagi (18/7/2014), diculik mantan tetangganya. Penculikan ini diduga dilatarbelakangi oleh piutang antara orang tua korban dan pelaku.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun HR, peristiwa itu terjadi pada hari Jum’at sekitar pukul 06.45 WIB. Korban pada saat itu hendak pergi ke sekolah dengan menggunakan sepeda BMX warna merah. Namun di jalan gotong royong, tepatnya di depan perumahan saphire,  tiba-tiba korban dihampiri dua orang, yaitu laki-laki dan perempuan.

Kemudian pelaku perempuan membujuk korban dengan berpura-pura untuk menemui bapak korban, sehingga korban pun menurut dan ikut dengan pelaku menuju ke arah kota. Mengetahui anaknya belum juga pulang dari sekolah, sang ibu, Ersih pun mencari ke teman-temannya, namun ternyata hasilnya nihil. Kemudian ia melaporkan peristiwa ini ke Polsek Banjar.

Sontak saja hal ini membuat Ersih shock dan terpukul. Dia berharap anaknya cepat pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga. Korban yang merupakan anak ketiga dari enam bersaudara ini, dimata tetangganya dikenal sebagai anak yang baik.

Tidak hanya itu, anak kelas 2 SD Negeri 3 Mekarsari ini pun di mata guru serta teman-temannya, selain baik ia juga anak yang kreatif. “Semoga anakku cepat pulang, dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga,” lirih Ersih.

Panit Reskrim Polsek Banjar, IPDA Nur Rozi, mengatakan, aksi penculikan itu terjadi karena antara orang tua korban dan pelaku mempunyai masalah tentang piutang. Namun menurutnya walau bagaimanapun, aksi penculikan merupakan tindak kejahatan.

“Antara orang tua korban dan pelaku mempunyai masalah pribadi. Namun saya berharap kepada pelaku penculikan untuk cepat memulangkan korban,” ujarnya, kepada HR, Sabtu (19/7/2014).

Nur Rozi menambahkan, menurut informasi, pelaku kini diketahui berada di daerah Pameumpeuk Garut. Dan sampai saat ini, polisi masih terus memburu kedua pelaku yang diketahui merupakan ibu dan anak. (Hermanto/R4/HR-Online)

- Advertisment -