Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita BanjarDi Banjar, Volume Sampah Meningkat Sejak H-7 Lebaran

Di Banjar, Volume Sampah Meningkat Sejak H-7 Lebaran

Foto : Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Untuk menanggulangi terjadinya penumpukan volume sampah selama hari raya Lebaran dan cuti bersama, Bidang Kebersihan Dinas Ciptakarya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH) Kota Banjar, akan mempergunakan 2 unit armada dump truck, 14 unit motor roda dan 70 orang petugas pasapon.

Kepala Bidang Kebersihan DCKTLH Kota Banjar, Asno Sutarno, SP, MP., mengatakan, armada dump truck akan mengangkut sampah di wilayah perkotaan secara bergiliran, sedangkan motor roda sampah untuk mengangkut sampah di lingkungan se-Kota Banjar.

“Kemudian petugas pasapon yang direncanakan sebanyak 70 orang dari masing-masing jalur itu dikhususkan untuk membersihkan wilayah kota. Jadi bagi petugas kebersihan tidak ada istilah cuti bersama sebab mereka tetap bekerja secara bergiliran sejak malam takbiran,” ujar Asno, kepada HR, Selasa (22/07/2014).

Lebih lanjut dia menyebutkan, untuk operasional pengamanan pemantauan kebersihan wilayah kota selama hari raya dan cuti bersama dilakukan oleh tim motor roda. Tujuannya agar kota tetap bersih dan bisa memberikan kenyamanan kepada pemudik yang melintasi Kota Banjar, maupun bagi warga Banjar sendiri.

Asno mengatakan, peningkatan volume sampah sudah terjadi sejak H-7 Lebaran, atau hari Selasa, 22 Juli 2014, baik sampah dari lingkungan maupun perkotaan. Biasanya dalam satu minggu hanya dua lintasan, sekarang menjadi 5 lintasan atau 3 rit penarikan sampah.

“Hingga hari ini (Selasa/22/07/2014-Red), peningkatan volume sampah berkisar 20 sampai 30 persen. Tapi, apapun kondisinya kita tetap rutin memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mengenai kesejahteraan mereka memang masih seadanya dari dana kegiatan, ya bisa dikatakan tidak logis,” katanya.

Menurut Asno, dirinya selaku pengendali sedang berupaya memikirkan bagaimana caranya supaya mereka bisa mendapatkan honor ke 13, seperti halnya PNS yang mendapatkan gaji ke 13. Untuk itu, Asno berharap kepada para pemangku kebijakan agar memikirkan pula kesejahteraan para petugas kebersihan.

“Mereka tidak mengenal hari libur bersama, bahkan saya sendiri merasa tidak tenang memikirkan keselamatan mereka, jangan sampai ada kejadian seperti saat libur Lebaran tahun lalu. Tapi saya berharap mudah-mudahan semuanya berjalan lancar karena ini tugas mulia,” harap Asno. (Eva Latifah/Koran-HR)

- Advertisment -