Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita CiamisDPPKAD Ciamis: Lunasi PBB Bila Ingin ADD Cair

DPPKAD Ciamis: Lunasi PBB Bila Ingin ADD Cair

Photo Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Menjelang pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap dua tahun 2014, Pemerintahan Desa se-Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diberi warning (peringatan) untuk melunasi tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Ciamis, Wachyu, Senin (14/7/2014), membenarkan warning tersebut.

Wachyu menuturkan, pelunasan PBB oleh pemerintahan desa, menjadi salah satu syarat untuk menerima pencairan dana ADD. Bila pemerintahan desa tidak melunasinya, maka pencairan ADD akan terkendala.

Senada dengan itu, Kasubid Pendapatan Kekayaan, Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa, Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BKBPMPD) Kabupaten Ciamis, Aan Rayhaan, menyebutkan, masih terdapat dua desa (Desa Imbanagara, dan Desa Gunung Cupu) yang belum menerima pencairan ADD tahap pertama.

“Kedua desa itu sampai saat ini belum melunasi tunggakan PBB tahun anggaran 2013, sehingga ADD tahap pertama belum bisa mereka terima,” katanya.

Aan menjelaskan, untuk ADD tahap dua yang rencananya bisa dicairkan mulai bulan ini, sedang dalam proses. Diakuinya, semua desa se-Kabupaten Ciamis sampai saat ini belum menerimanya.

“Berkas atau dokumen persyaratan pencairan ADD sedang dalam proses verifikasi. Karena sebagian desa sudah menyerahkannya,” katanya.

Lebih lanjut, Aan mengungkapkan, pelunasan PBB hanya salah satu syarat untuk pencairan ADD. Selain itu, banyak syarat lain yang perlu dipenuhi pemerintahan desa agar dana ADD bisa dikucurkan.

Misalnya saja, imbuh Aan, Peraturan Desa (Perdes) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD), dan yang lainnya.

Aan menambahkan, pencairan dana ADD dibagi ke dalam tiga tahapan. Pencairan pertama 30 persen, pencairan kedua 40 persen, dan pencairan ketiga 30 persen. Besaran dana ADD perdesa bervariasi, tergantung beberapa faktor, seperti luas wilayah, jumlah penduduk dan sebagainya. (deni/Koran-HR)

- Advertisment -