Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita CiamisJokowi-JK Menang Telak di TPS Bupati Ciamis

Jokowi-JK Menang Telak di TPS Bupati Ciamis

Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, saat menggunakan hak pilihnya di TPS 09, Lingkungan Lebak, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (09/07/2014). Foto: Dian Sholeh Wardiana/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi) -Jusuf Kala menang telak di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 09 Lingkungan Lebak, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (09/07/2014). TPS itu merupakan tempat dimana Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, memberikan hak suaranya. 

Di TPS tersebut pasangan Jokowi-JK unggul dengan raihan suara 305. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan raihan suara sebanyak  192 suara. Sementara empat suara dinyatakan tidak sah.

Kalahnya pasangan Prabowo-Hatta di TPS Bupati Ciamis tampaknya diluar prediksi. Pasalnya, Iing saat mencalonkan sebagai Bupati Ciamis diusung oleh Partai Golkar yang saat ini mengusung pasangan Capres-Cawapres Prabowo Hatta.

Ketua KPPS 09 Lingkungan Lebak, Dede Somantri mengatakan, TPS tersebut memiliki 577 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara yang hadir ikut memberikan hak suaranya tercatat 501 orang, termasuk Bupati Ciamis H. Iing Syam Arifin beserta Istri.

“Memang dari partisipasi masyarakat di sini cukup baik. Beberapa yang tidak datang memang mereka warga yang bekerja di luar kota. Dan ada beberapa warga yang menggunakan A5 dan KTP,” katanya.

Sementara itu, Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, usai menggunakan hak pilihnya di TPS 09 Lingkungan Lebak, mengatakan, dirinya berharap dalam Pemilu Pilpres kali ini partisipasi masyarakat Kabupaten Ciamis meningkat dibanding Pemilu sebelumnya.

“Yang saya lihat pada Pilpres kali ini partisipasi masyarakat meningkat, dan itu berbeda dengan Pileg dan Pilkada lalu. Saya prediksi tingkat partisipasi masyarakat Ciamis bisa mencapai 80 persen,” ucapnya.

Menurut Iing,  dari laporan kepolisian, pemungutan suara di seluruh TPS di Kabupaten Ciamis berjalan lancar dan tertib. “Semua titik rawan kami sudah antisipasi yang dibantu dengan pengamanan kepolisian. Kita juga sudah mengijinkan kepada masyarakat bisa menggunakan bangunan pemerintah seperti sekolah atau gedung desa untuk digunakan tempat pemungutan suara,” katanya. (Bgj/R2/HR-Online)

- Advertisment -