Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita BanjarPanggung Tamkot Bakti Banjar Tempat Pesta Miras?

Panggung Tamkot Bakti Banjar Tempat Pesta Miras?

Panggung permanen di Taman Kota Lapang Bhakti Banjar, jika malam hari diduga kerap dijadikan tempat pesta miras (minuman keras) oleh sejumlah anak remaja.

Foto: Hermanto/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Selain menjadi tempat pentas hiburan, panggung permanen yang ada di Taman Kota (Tamkot) Lapang Bhakti Banjar, jika malam hari diduga kerap dijadikan tempat pesta miras (minuman keras) oleh sejumlah anak remaja. Tidak hanya itu, di tempat ini pun sering dijadikan transaksi narkoba bahkan sebagai tempat maksiat.

Hal tersebut diungkapkan Tatang (56), seorang pedagang yang mangkal di lokasi taman kota. Dia menuturkan, hampir setiap malam di bagian bangungan panggung permanen itu kerap dipakai tempat minum-minuman keras oleh beberapa anak muda.

“Ini sudah keterlaluan, apalagi mereka masih remaja, bahkan masih sekolah. Yang lebih memprihatinkan lagi diantara mereka ada perempuannya,” tuturnya kepada HR, Selasa pekan lalu, (24/06/2014).

Tatang pun mengharapkan kepada petugas Satpol PP untuk menertibkan para remaja yang sering melakukan pesta miras, karena aktifitas mereka membuat pengunjung taman merasa tidak nyaman.

Sementara menurut Asep (40), pengelola becak cinta di lokasi tersebut, menyebutkan, bahwa tidak hanya dijadikan tempat pesta miras saja, namun taman kota juga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. Itu terbukti dengan ditangkapnya dua orang pengedar narkoba jenis daun ganja oleh pihak Polres Banjar beberapa waktu lalu.

“Saya sangat prihatin, peredaran narkoba masih banyak di Kota Banjar, ditambah lagi dengan prilaku seks bebas di kalangan remaja. Kami usul jumlah lampu taman ditambah, sehingga tidak ada sudut taman terlihat gelap. Perludisiagakan petugas Satpol PP, agar taman tidak disalahgunakan,” harap Asep.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., MSi., mengaku pihaknya masih sulit mencegah dan mengawasi tindakan asusila atau perbuatan negatif yang sering dilakukan muda-mudi di sejumlah tempat publik.

“Kami secara rutin melakukan pemantauan dengan menyisir kawasan taman atau tempat-tempat yang dianggap meresahkan. Apabila masyarakat menemukan adayang menyalahgunakan taman sebagai tempat mesum dan pesta miras, segera laporkan kepada kami untuk ditindak,” kata Yayan.

Di tempat terpisah, Wakil Walikota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetya, mengaku prihatin dengan maraknya kenakalan remaja di Kota Banjar akhir-akhir ini. Menurutnya, pergaulan bebas para remaja maupun pesta miras yang dilakukan kalangan pelajar jangan dianggap enteng, sebab hal itu merupakan persoalan serius bagi semua pihak.

“Yang mereka tahu hanya mencari jati diri, dan mencari pengalaman yang belum diketahui atau dipahami sebelumnya, tanpa memikirkan dampak baik dan buruknya. Untuk itu, tidak hanya  guru di sekolah, tapi peran orang tua di rumah pun harus waspada terhadap pergaulan anak di zaman sekarang,” ujarnya.

Darmadji menambahkan, agar remaja atau pelajar tidak terjerumus pada perbuatan negatif, tentunya harus mendapat bimbingan yang baik dan benar, baik dari orang tua, guru di sekolah, maupun masyarakat sekitar.

“Peran orang tua, guru dan lingkungan sekitar sangat penting dalam menanggulangi hal tersebut. Seperti guru dalam mendidik siswa-siswinya itu harus memperhatikan keinginan anak didik, misalnya dengan mengadakan ekstrakurikuler supaya anak-anak mendapat pengalaman baru, dan selalu berada dalam kegiatan positif,” katanya. (Hermanto/Koran HR)

- Advertisment -