Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita BanjarSetelah Dibina, Dinsosnakertrans Banjar Pulangkan 9 Gepeng Terjaring Razia

Setelah Dibina, Dinsosnakertrans Banjar Pulangkan 9 Gepeng Terjaring Razia

Petugas Satpol PP kota Banjar memulangkan 9 Gepeng yang terjaring razia, setelah dilakukan pendataan dan pembinaan dari pihak Dinsosnakertrans kota Banjar, Jum’at Siang, (11/07/2014).

Foto : Nanang S/HR

Banjar, (harapanrakyat.com)

Setelah razia yang dilakukan Satpol PP, kota Banjar, dengan berhasil menjaring sembilan gelandangan dan pengemis (Gepeng), di seputaran wilayah perkotaan. Dan, dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Dinsosnakertrans, akhirnya mereka dipulangkan ke daerah asal mereka.

Kabid. Sosial, Dinsosnakertrans kota Banjar, Hani Supartini, Aks., M.si., mengatakan, penertiban Gepeng tersebut merupakan kegiatan rutin. Selain itu, kali ini di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, angka Gepeng di kota Banjar sering meningkat.

“Yang terjaring sekarang lebih sedikit, dibanding Ramadhan tahun lalu yang mencapai dua puluh orang Gepeng,” jelasnya kepada HR di Komplek Perkantoran, Pamongkoran, Jum’at Siang, (11/07/2014).

Selain dilakukan pembinaan dan pengarahan, kata Hani, pihaknya melakukan pendataan. Dari ke sembilan Gepeng itu, empat orang warga Banjarsari, Kab. Ciamis, dua orang warga Kab. Cilacap, dan tiga orang warga kota Banjar.

Mengenai tiga orang Gepeng yang merupakan warga kota Banjar, pihaknya lanjut Hani, tidak akan berhenti dengan memberikan pengarahan saja. Sebab, program Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), salah satu tujuannya untuk menenkan angka Gepeng.

“Tiga warga Banjar ini akan kita masukan ke panti Pangudi Luhur Bekasi, yang diperuntukkan bagi gelandangan, pengemis, anak jalanan dan anak punk. Disana akan diberikan berbagai pengetahuan dan keterampilan,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata Hani, akan dipulangkan terlebih dahulu, termasuk Gepeng warga luar Banjar. Hal itu, setelah berkoordinasi dengan intansi daerah asal mereka. “Diantarkan langsung oleh staf Dinsosnakertrans dan Satpol PP ke kantor desa tempat tinggal mereka,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)

- Advertisment -