Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita BanjarH. Sonny Suprayogi Dikebumikan di TPU Dipatiukur Banjar

H. Sonny Suprayogi Dikebumikan di TPU Dipatiukur Banjar

Ribuan pelayat mengantarkan jenazah almarhun H. Soni Suprayogi, ST., ke tempat peristirahatannya terakhir di TPU Dipatiukur, Lingkungan Banjarkolot, Kel/Kec. Banjar, Kota Banjar, Rabu pagi (27/08/2014), sekitar pukul 09.00 WIB.

Foto: Hermanto/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ribuan pelayat mengantarkan jenazah almarhum H. Sony Suprayogi, ST., ke tempat peristirahatannya terakhir di TPU Dipatiukur, Lingkungan Banjar Kolot, Kel/Kec. Banjar, Kota Banjar, Rabu (27/08/2014), sekitar pukul 09.00 WIB.

Putra sulung Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP., M.Si., dan Dr. dr. H. Herman Sutrisno, MM., mengalami kecelakaan mobil saat menjajal track offroad di sirkuit Sanghyang Sri, Desa Sukamukti, Kel/Kec. Pataruman, Kota Banjar, Selasa petang (26/08/2014), sekitar pukul 17.30 WIB.

Kemudian korban dilarikan ke RSUD Banjar dan langsung mendapatkan perawatan intensif. Setelah beberapa jam bertahan, akhirnya H. Soni menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 18.45 WIB. Tim medis menyerah akibat luka yang dideritanya terlalu parah.

Di mata para sahabatnya, bapak dari 2 orang anak, Raka dan Keysha, serta suami dari Hj. Citra itu dikenal sebagai sosok yang baik dan dermawan. Selain itu, ia pun aktif diberbagai organisasi, diantaranya Ketua Kadin Kota Banjar, Bendahara DPP Partai Golkar Kota Banjar, serta organisasi lainnya.

“Saya sangat kehilangan sosok sahabat yang supel dan dermawan. Jika temannya sedang susah, ia selalu membantu,” ujar Erry K Wardhana, sahabat almarhum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR sebelumnya, mobil yang dikemudikan almarhum terbalik saat hendak melewati sebuah rintangan tanggul di sirkuit tersebut. “Sebetulnya posisi mobil sudah berdiri tegak, tapi mungkin karena hilang kendali akhirnya terguling,” kata Ebo, salah seorang saksi mata, sekaligus sopir pribadi almarhum.

Saksi mata lainnya, Reza, warga sekitar, mengatakan, jalur jalan yang dilalui almarhum menyerupai letter U. Ia melewati track itu dengan memotong jalur ke bagian dalam yang menanjak. Ketika melibas tanjakan itulah, mobil offroad jenis Tubular yang dikemudikannya jumping dan koprol ke arah belakang.

Menurut Reza, mobil itu jungkir balik hingga dua putaran. Ironisnya, H. Soni tidak memasang sabuk pengaman, helm serta perangkat penunjang keselamatan lainnya. Melihat kondisi seperti itu, warga langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi.

“Dia mengalami luka parah, bahkan tertindih mobil. Warga yang sebelumnya menonton langsung memberikan pertolongan kepada Pak Haji Soni yang terlihat tertindih,” kata Reza. (Hermanto/Koran-HR)