Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarTokmas Desak Renovasi Alun-alun Langensari Banjar Cepat Tuntas

Tokmas Desak Renovasi Alun-alun Langensari Banjar Cepat Tuntas

Seorang pekerja tampak tengah mengerjakan bagian tengah Taman Alun-alun Langensari. Warga setempat mendesak agar pengerjaan renovasi taman tersebut harus segera selesai karena akan digunakan untuk upacara peringatan HUT RI 17 Agustus mendatang.

Foto : Nanang S/HR

Langensari, (harapanrakyat.com),-

Pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-69 di Kecamatan Langensari, Kota Banjar, diperkirakan tidak dapat digelar di Alun-alun Langensari akibat pengerjaan proyek renovasi Taman Alun-alun yang belum selesai hingga sekarang.

Sejumlah tokoh masyarakat (Tokmas) Langensari mendesak agar proyek tersebut segera diselesaikan sebelum tanggal 17 Agustus 2014, dimana upacara peringatan HUT RI akan dilaksanakan. Desakan itu disampaikan kepada Pemerintah Kecamatan Langensari.

Hal itu dikatakan Camat Langensari, Moch. Dasuki, SH.,M.Si., saat ditemui HR di ruang kerjanya, Senin (04/08/2014). Menurutnya, desakan serupa juga disampaikan oleh komponen masyarakat lainnya.

“Kemudian dari pihak sekolah yang merupakan bagian penanggung jawab pasukan pengibar bendera merah putih (Paskibra). Pihak sekolah menginginkan agar tiang bendera bisa secepatnya dipasang kembali di Alun-alun demi kelancaran dalam menjalani latihan Paskibra. Karena seperti biasanya upacara HUT RI digelar di Alun-alun,” kata Dasuki.

Atas desakan itu, Dasuki langsung mengkoordinasikan dengan Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH) Kota Banjar, melalui Bidang Cipta Karya sebagai penanggung jawab teknis proyek tersebut.

Pihaknya memohon agar pengerjaan proyek renovasi Taman alun-alun Langensari bisa secepatnya diselesaikan. Jika memang belum dapat diselesaikan secara keseluruhan, yang penting bagian tengah Alun-alun sudah bisa digunakan untuk upacara, dan tiang bendera harus dipasang secepatnya lantaran akan digunakan latihan oleh Paskibra.

“Saat dihubungi, pihak Cipta Karya menyanggupi pengerjaan proyek tersebut bisa beres secepatnya, sehingga dapat digunakan untuk upacara. Selain itu, Cipta Karya juga akan langsung memerintahkan pihak pelaksana proyek untuk mendahulukan pemasangan tiang bendera,” pungkas Dasuki. (Nanang S/Koran-HR)