Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarBale Rahayat Minta Kejari Banjar Usut Tuntas Kasus KPU

Bale Rahayat Minta Kejari Banjar Usut Tuntas Kasus KPU

Kepala Kejari Kota Banjar, Munaji.

Foto: Nanang S/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Bale Rahayat meminta pihak Kejari Banjar untuk mengusut tuntas kasus dugaan manipulasi anggaran di KPUD Kota Banjar.

Selain itu, Bale Rahayat mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut mengawal kasus tersebut hingga dituntaskan pihak Kejari Banjar.

Ketua Paguyuban Bale Rahayat, Asep Nurdin, mengatakan, langkah tersebut agar supremasi hukum bisa tegak di Kota Banjar.

“Terlebih kami juga sempat menjadi mitra KPU Kota Banjar. Jadi, apabila kelak ditemukan stempel atas nama kami, maka langkah hukum akan diambil dengan menggugat KPU,” ucapnya kepada HR online via telepon seluler, Selasa, (07/10/2014).

Sebab, lanjut Asep, sebelumya saat penggeledahan oleh pihak Kejaksaan ditemukan puluhan stempel yang diduga di palsukan.

“Apabila memang ditemukan oleh Kejaksaan, saya meminta ditempuh klarifikasi terlebih dulu kepada kami, untuk itu saya siap. Dan kami pun meminta pihak Kejaksaan untuk segera merealisasikan janjinya mengaudit anggaran Pemilu,” tegasnya.

Asep pun meminta Kejari Banjar tidak tebang pilih dalam penegakan hukum kasus tersebut. Menurutnya, dua orang yang telah ditetapkan tersangka itu hanyalah petugas dan sekretaris KPU.

“Saya menduga ada tersangka lainnya. Yang sekarang kan hanya petugas administrasi. Untuk itu kami menunggu langkah Kejari Banjar selanjutnya,” tandasnya.

Kepala Kejari Kota Banjar, Munaji, didampingi Kasi Datun, Taufik, saat dikonfirmasi HR Online di ruang kerjanya, Selasa, (07/10/2014), mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dengan mencari bukti-bukti dugaan manipulasi anggaran.

“Meski kita telah menyita sejumlah stempel yang diduga dipalsukan, kami masih harus mencari kebenaran, dan melihat kembali apakah ada stempel ormas tersebut,” katanya.

Dan bila ditemukan adanya stempel ormas Bale Rahayat, kata Munaji, jika diperlukan pihaknya akan memanggil untuk dimintai keterangan. “Tapi untuk saat ini belumlah,” ucapnya.

Realisasi untuk audit anggaran Pemilu, lanjut Munaji, pihaknya akan menyerahkan hal itu kepada Inspektorat Kota Banjar. “Jadi tidak perlu di audit BPKP,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Mukhlis, mengatakan, semua proses hukum tersebut kita serahkan kepada pihak Kejari Banjar. “Kami mematuhi dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan, serta siap memenuhi ketentuan sesuai prosedur hukum,” katanya.

Apabila ditemukan adanya stempel yang dipalsukan, kata Dani, pihaknya siap dimintai keterangan oleh Kejari Banjar. “Semua Komisioner siap dimintai keterangan. Sebagai warga negara seharusnya begitu,” tandasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)