Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita PangandaranBLM PNPM Padaherang Bermasalah, Khawatir Timbul Konflik Horizontal

BLM PNPM Padaherang Bermasalah, Khawatir Timbul Konflik Horizontal

Foto: Ilustrasi

Padaherang, (harapanrakyat.com),-

Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang digulirkan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd), di wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran sampai saat ini belum juga bisa dicairkan. Meski uang tersebut saat ini berada di rekening Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) setempat.

Menurut kabar yang beredar, terkendalanya pencairan dana tersebut disebabkan karena masalah temuan kemacetan dana PNPM simpan pinjam mulai dari tahun 2005-2014. Dampaknya, selama 2 tahun ini Padaherang tidak menerima dana BLM simpan pinjam.

Kondisi tersebut ditengarai menjadi penyebab terkendalanya pencairan dana pembangunan fisik di sejumlah desa, seperti Desa Bojongsari, Maruyungsari dan Karangsari, Padaherang. Padahal ketiga desa ini harusnya sudah mulai melaksanakan kegiatan, karena kegiatan itu sendiri dibatasi sampai 15 Desember 2014.

Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Padaherang, Usup Supardi, belum lama ini, mengatakan, kegiatan PNPM-MPd tahun ini akan berakhir tanggal 15 Desember. Kalau program kegiatan PNPM tidak bisa direalisasikan, maka keuangan akan dikembalikan ke pusat.

“Dana perguliran itu hak publik. Bila ada permasalahan, harus dicari solusinya. Adapun sangsi, jangan diterapkan ke semuanya. Karena masalah ini bisa di selesaikan dan ada pertanggung jawabannya,” jelas Usup, Selasa (07/10/2014).

Usup berharap Pemda Pangandaran menangani masalah itu dengan serius. Dia tidak ingin adanya saling lempar tanggungjawab. Dia khawatir masalah itu akan menimbulkan dampak di masyarakat. Sebab, tidak menutup kemungkinan adanya konflik Horizontal. (Mad/R4/Koran-HR)