Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita BanjarCuri Helm, Oknum Ormas di Banjar Terekam CCTV

Curi Helm, Oknum Ormas di Banjar Terekam CCTV

Rekaman CCTV yang menunjukkan kedua oknum Ormas saat mengambil helm yang bukan miliknya, di Kelurahan Banjar, Kec. Banjar, Kota Banjar, Kamis, (22/10/2014).

Foto: Istimewa untuk HR Online

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dua oknum anggota Ormas terekam kamera CCTV saat mencuri sebuah helm di halaman kantor Kelurahan/Kec. Banjar, Kota Banjar, sekitar pukul 13.37 WIB, Kamis, (22/10/2014).

Berdasarkan rekaman CCTV, diketahui kedua oknum ormas tersebut setelah menemui Kepala Kelurahan Banjar, Ika Kartikawati, salah seorang oknum ormas terlihat mengambil helm berwarna merah, milik seorang warga.

Diketahui, oknum yang mengambil helm tersebut adalah berinisial JS (39), warga Lingkungan Cibulan, Kelurahan/Kec. Banjar, Kota Banjar.

Menurut sejumlah informasi, ditempat parkir Kelurahan Banjar, sebelumnya memang kerap terjadi pencurian helm. Hal itu membuat berang Ketua Karang Taruna Kel. Banjar, Deni Herdiandi. Pasalnya, sejumlah anggotanya sering kali berada di kantor kelurahan tersebut.

“Disini memang sering terjadi kehilangan helm. Saya khawatir ada suudzon kepada anggota kami, karena sering berada di kantor ini. Tapi karena terekam CCTV, akhirnya pelakunya ketahuan,” jelas Deni kepada HR Online.

Korban pencurian helm tersebut bernama Linda Susilawati (30), warga Lingkungan Cibulan, Rt 5/4, Kelurahan/Kec. Banjar. Linda mengatakan, tidak akan memperpanjang masalah tersebut.

Akhirnya, pada Senin, (27/10/2014), sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku dan korban bertemu di kantor Kelurahan Banjar dengan disaksikan Kepala Kelurahan, Kapolsek Banjar, Babinkantibmas, Babinsa, Ketua Karang Taruna dan tokoh masyarakat. Kedua belah pihak akhirnya Ishlah.

Nesahadi, Perwakilan dari Ormas tersebut saat dikonfirmasi HR Online, mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada korban, serta Karang Taruna Kel. Banjar, atas perbuatan rekannya.

Menurut Nesahadi, pelaku mengira bahwa helm yang terletak di teras adalah miliknya, karena warnanya sama merah. “Kami meminta maaf atas apa yang dilakukan rekan kami,” ucapnya. (Hermanto/R1/HR-Online)