Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita CiamisKetua DPRD Ciamis Nyatakan Tolak UU Pilkada

Ketua DPRD Ciamis Nyatakan Tolak UU Pilkada

Puluhan Mahasiswa mendengarkan pernyataan sikap Ketua DPRD Ciamis, H. Asep Roni, untuk menolak penerapan UU Pilkada. Photo : Deni Supendi/ HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis, H. Asep Roni, dengan tegas menyatakan sikap bahwa dirinya menolak penerapan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang baru disahkan pada akhir Bulan September 2014.

Pernyataan sikap penolakan itu disampaikan dihadapan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Priangan (KMP) Timur, wilayah Kabupaten Ciamis, Kamis (9/10/2014), di halaman Kantor DPRD Ciamis.

Menurut Asep Roni, saat ini demokrasi bangsa Indonesia sedang bagus-bagusnya. Dia juga bertanya-tanya, kenapa kepala daerah harus dipilih oleh DPRD. Padahal, dengan Pilkada langsung (pemilihan dilakukan oleh rakyat), rakyat bisa dengan mudah berkomunikasi secara langsung dengan pemimpinnya.

Pada kesempatan itu, Korlap KMP Timur Wilayah Ciamis, Irfan Paturohman, mengaku sengaja meminta pernyataan sikap dari Ketua DPRD Ciamis, terkait agenda penolakan penerapan Undang-undang Pilkada.

“Ini sikap kami sebagai seorang akademisi yang menghargai nilai-nilai demokrasi dan menghormati hak konstitusional rakyat,” ucapnya.

Selain itu, Irfan menambahkan, KMP Timur juga ingin meminta pernyataan sikap dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD. Sayangnya, anggota semua perwakilan fraksi tidak bisa ditemui, karena kabarnya mereka sedang menjalankan tugas di lapangan.

Dari pantauan harapanrakyat.com, mahasiswa KMP Timur sempat terlibat aksi dorong-dorong dengan aparat kepolisian yang mengawal kegiatan aksi demonstrasi. Hal itu dipicu karena KMP lama menunggu kehadiran perwakilan fraksi DPRD. Tidak lama, massa pun membubarkan diri. (deni/R4/HR-Online)