Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisKomdis PSSI Menuduh Suporter PSGC Ciamis yang Mulai Berbuat Rusuh

Komdis PSSI Menuduh Suporter PSGC Ciamis yang Mulai Berbuat Rusuh

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat. Foto: Eli Suherli/HR
Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat. Foto: Eli Suherli/HR

Ciamis, (haraparakyat.com),-

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, menegaskan, banyak kejanggalan pada surat sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada PSGC Ciamis terkait insiden kericuhan saat laga melawan Persis Solo, beberapa waktu lalu.

Kejanggalan yang paling kentara, lanjut Herdiat, Komdis menyebutkan bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada PSGC Ciamis akibat ulah suporter Ciamis yang menyulut kericuhan sehingga timbul bentrok antar suporter.

Padahal, kata Herdiat, pada fakta yang sebenarnya dan sesuai dengan laporan Pengawas Pertandingan (PP), bahwa suporter Persis Solo-lah yang pertama menyulut kericuhan.

“Komdis sudah memutarbalikan fakta. Coba putar memori anda (wartawan) suporter mana yang memulai kericuhan? Ribuan saksi mata menyaksikan betapa brutalnya suporter Persis Solo melakukan pengrusakan fasilitas stadion dan memulai menyerang suporter Ciamis,” tegasnya, saat menggelar konferensi pers, di Stadion Galuh Ciamis, Jum’at (10/10/2014).

Herdiat mengungkapkan, dalam laporan Pengawas Pertandingan laga PSGC kontra Persis Solo menyebutkan fakta yang sebenarnya bahwa kericuhan berawal dari aksi brutal suporter tamu. “ Lantas, dasar sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis itu laporan dari mana? Saya heran kenapa laporan PP bisa berbeda dengan alasan sanksi yang dijatuhkan Komdis,” tegasnya.

Lantas Herdiat membaca isi surat sanksi Komdis PSSI yang dijatuh kepada PSGC. Dalam surat tersebut menyebut bahwa Komdis PSSI menemukan fakta dan bukti berupa tingkah laku buruk dan perbuatan yang tidak patut yang dilakukan oleh suporter PSGC, yakni tidak mengindahkan sikap sportif dan fair karena menyalakan flare, gun smoke, petasan, melakukan pelemparan botol, rol kertas dan batu.

“ Dasar sanksi ini kan sudah tidak benar. Padahal, laporan dari PP tidak seperti itu. Justru PP sudah melaporkan kejadian yang sebenarnya,” tegasnya.

Untuk membuktikan hal itu, lanjut Herdiat, saat Panpel PSGC dipanggil oleh Komdis, sempat meminta ingin memperlihatkan rekaman pertandingan untuk membuktikan bahwa tuduhan Komdis itu tidak benar.

“Tapi entah kanapa, Komdis malah menolak Panpel PSGC menunjukan bukti rekaman. Terlebih, Panpel tidak diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan. Padahal, mereka diundang ke kantor PSSI untuk dimintai klarifikasi,” tandasnya.

Jika melihat sejumlah kejanggalan tersebut, lanjut Herdiat, pihaknya menduga ada grand skenario besar untuk menjegal langkah PSGC supaya gagal di babak 8 besar.

“ Mulai sanksi yang dijatuhkan kepada 4 pemain PSGC yang tidak rasional hingga hukuman bagi Panpel PSGC yang sama tidak mendasar. Kami pantas menduga sanksi itu sebagai upaya penjegalan terhadap PSGC agar tidak lolos di babak 8 besar,” tegasnya. (DSW/R2/HR-Online)

Berita Terkait:

PSSI Jatuhkan Sanksi, Laga PSGC Ciamis Kontra PSIS Digelar Tanpa Penonton

Tak Hanya Laga Tanpa Penonton, Penpel PSGC Ciamis Didenda Rp. 25 juta

Jika di Ciamis Kembali Rusuh, Sanksi ‘Usiran’ akan Dijatuhkan Kepada PSGC

PSGC Ciamis: Saat Sidang Komdis PSSI, Kami tidak Diberi Hak Pembelaan