Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita CiamisMencemari Sungai, Pabrik Tepung Aren di Ciamis Ditutup Sementara

Mencemari Sungai, Pabrik Tepung Aren di Ciamis Ditutup Sementara

Tumpukan limbah tepung aren yang berada di belakang pabrik, yang selama ini dikeluhkan oleh warga akibat mencemari Sungai Cisepet. Foto: Heri Herdianto/HR

Tumpukan limbah tepung aren yang berada di belakang pabrik, yang selama ini dikeluhkan oleh warga akibat mencemari Sungai Cisepet. Foto: Heri Herdianto/HR
Tumpukan limbah tepung aren yang berada di belakang pabrik, yang selama ini dikeluhkan oleh warga akibat mencemari Sungai Cisepet. Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setelah mendapat protes dari warga Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, akibat limbah produksi mencemari air sungai, akhirnya pabrik pengolahan tepung aren di daerah tersebut ditutup sementara oleh pihak pemerintah.

Camat Kecamatan Cijeungjing, Gustiawati, mengatakan, selain alasan mencemari lingkungan, penutupan itu pun menyusul keberadaan pabrik tepung aren belum memiliki ijin operasional dari pemerintah.

“Kami yang berkoordinasi dengan Dinas terkait, akhirnya memutuskan untuk menutup sementara pabrik pengolahan tepung aren hingga pemilik pabrik memenuhi syarat yang ditentukan,” ujarnya, Selasa (28/10/2014).

Gustiawati menambahkan, alasan utama dilakukan penutupan pabrik tersebut, yakni untuk meredam gejolak di masyarakat. Pasalnya, selama pabrik itu beroperasi, limbahnya kerap mencemari Sungai Cisepet yang menjadi salah satu sumber mata air warga Kertaharja.

“Pengurusan ijin operasional pun sama pentingnya. Hanya, kita lebih menekankan kepada kondusifitas di daerah tersebut ,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, pemilik Pabrik Tepung Aren, Irfan Soleh, mengaku pihaknya menerima keputusan tersebut. Dia pun berjanji akan segera menyelesaikan prasyarat yang diminta oleh pemerintah. (Her/R2/HR-Online)